Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Nadia Seassi Roesdiono

Seseorang yang ingin belajar berkarya dengan baik dan berkualitas :) Mahasiswi Sastra Inggris Unair :)

Lima Sentimeter

REP | 07 April 2011 | 20:24 Dibaca: 1388   Komentar: 4   0

1302163823457715023

Makna Hidup dan Meraih Harapan dari Donny Dhirgantoro


Judul Buku : 5 cm

Penulis : Donny Dhirgantoro

Penerbit : PT Grasindo

Tahun Terbit : 2005

Cetakan ke : 11

Jumlah Halaman : 379 halaman

Jenis Buku : novel fiksi

Donny Dhirgantoro sudah mulai menulis sejak ia duduk di bangku SD. Bakatnya dalam menulis pernah mengantarnya menjadi juara pertama lomba menulis dan membaca puisi yang diselenggarakan salah satu instansi pemerintah. Selepas SMU, ia melanjutkan studi di STIE Perbanas Jakarta dan ikut aktif dan segala kegiatan kampus. Pengalaman gagal mendapatkan beasiswa pada salah satu kegiatan pelatihan kampus tak membuatnya putus asa. dan pada tahun berikutnya ia justru menjadi ketua penyelenggaranya. Bersama teman-teman lain, ia berhasil mendapatkan beasiswa bagi peserta pelatihan, bahkan tanpa diduga ia sering mendapatkan beasiswa dari kampus. Selain maniak film dan fotografi, bertualang ke alam terbuka adalah hobi yang disukainya, sekaligus penyembuh dari otaknya yang selalu minta berpikir keras.

Dalam karyanya ini, Donny menyampaikan gagasan-gagasannya dengan bahasa yang rapi. Kalimat-kalimatnya pun bukan sekedar perkataan dari tokoh atau penulis itu sendiri, melainkan sebuah kata dan ungkapan yang bermakna dalam. Novel best seller ini penuh dengan filososfi-filosofi indah dari filsuf-filsuf terkenal, penyanyi, ilmuwan dan orang terkemuka lainnya, bahkan juga memasukkan ungkapan seperti “Merdeka atau Mati!” yang sudah sangat kita kenal tanpa tahu siapa penciptanya.

Cara Donny dalam menulis cerita ini cukup unik, membuatnya berbeda dari novel-novel remaja lainnya. Tak heran, perjuangan selama kurang lebih tiga tahun dalam mempromosikan buku ini meraih sukses. Yang juga menonjol dari novel ini adalah karakter para pemain yang digambarkan jauh lebih detil dibandingkan dengan cara pengenalan tokoh yang dilakukan penulis novel remaja lainnya. Di bab pertama pembaca mungkin sudah mulai dibuat penasaran, atau mungkin bingung beradaptasi dengan cerita tersebut. Tetapi begitu membaca pengenalan tokoh satu per satu secara detil, unik namun tak berbelit-belit, pembaca akan langsung nyambung dengan cerita Donny Dhirgantoro ini.

Pemilihan judul yang dilakukan sang penulis juga unik. Apa makna di balik 5 cm? Pembaca tak akan mengerti jika tidak membaca bukunya terlebih dahulu.

Cerita dimulai dari lima orang sahabat. Mereka adalah Genta, jenius dan merupakan sosok leader bagi keempat temannya, Arial, si jangkung yang tampan dan berhati lembut. Ia punya kegemaran yang kadang terlihat menjijikkan; makan apa saja harus pakai kecap, tak peduli itu bakso, sup, bahkan hamburger. Lalu ada Riani, satu-satunya wanita, sebagai makhluk berhati lembut dan penenang suasana. Ia sering berdebat dengan keempat temannya sendiri dan selalu menang. Maklum, ia sangat pintar dan juga aktif di banyak kegiatan kampus. Selanjutnya ada Zafran, sang filsuf-wannabe, yang hobinya bikin kata-kata mutiara seenaknya sendiri, ia juga punya band yang sering ganti-ganti anggota karena nggak betah sama “keunikan” Zafran. Di antara kelima sahabat ini, dialah yang paling unik, paling aneh, paling ancur dan paling kocak. Terakhir kita perkenalkan Ian. Badannya sangat gemuk, mirip badut Dufan, kata teman-temannya. Ia hobi sekali mampir ke toko kelontong tempat membeli VCD bokep, sehingga kalau disusun melintang, VCD bokep Ian sudah memenuhi jarak Jakarta-Bandung. Ia juga hobi nonton bola dan jago fotografi.

Mereka menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Kegemaran mereka adalah mengeksekusi hal-hal yang tidak mungkin dan mencobal segala hal, dari nongkrong di kafe termahal di Jakarta sampai nonton layer tancap. Semuanya penggemar musik dan juga film, dari Hollywood sampai film indie, kecuali film India karena mereka punya prinsip bahwa semua persoalan di dunia pasti ada pemecahannya, tetapi bukan dengan berjoget.

Suatu saat, karena terdorong oleh rasa bosan di antara satu dan yang lain, mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi atau bertemu selama tiga bulan. Selama tiga bulan itulah telah terjadi banyak hal dan kejadian yang telah membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya.

Pertemuan setelah tiga bulan yang dinanti-nanti itu akhirnya terjadi. Untuk mengobati rasa rindu mereka satu sama lain, mereka merayakan pertemuan mereka ini dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Sebuah perjalanan indah yang telah mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan cuma bisa bernafas dan bisa berbicara, berjalan dan punya nama. Dan di masa depan mereka, saat mereka sudah berkeluarga dan punya anak, mereka tetap menjaga persahabatan mereka, seperti halnya anak-anak mereka. Lima sahabat itu selalu memakai prinsip 5 cm. Apanya yang 5 cm? Silakan ‘mencicipi’ buku ini untuk tahu jawabannya.

Kualitas menulis Donny Dhirgantoro terlihat saat lima sahabat melakukan perjalanan mendaki gunung Mahameru. Di sini, ia tak hanya menceritakan lima sahabat saja, melainkan kenyataan-kenyataan mengagumkan dari sosok gunung tertinggi di tanah Jawa tersebut. Donny banyak megeluarkan quote yang bermakna dalam seperti “Satu-satunya yang pasti di dunia ini adalah keidakpastian” dari Albert Einstein dan “Yang bisa dilakukan makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya hanya mereka tinggal mempercayainya” yang ia ciptakan sendiri.

Ungkapan-ungkapan seperti itu menjadi kunci kesuksesan novel 5 cm. Tak hanya kata mutiara, berbagai macam lagu mengenai makna hidup, mimpi, harapan dan juga cinta dari penyanyi terkemuka juga tertuang di novel ini. Namun yang agak disayangkan, kebanyakan lagu yang ia bagi untuk para pembaca berbahasa Inggris. Pembaca yang kebanyakan dari kalangan remaja, tidak seluruhnya memahami hal tersebut. Penciptaan klimaks yang kurang greget juga salah satu yang disayangkan dari novel ini. Tetapi, makna yang tersirat di dalamnya sudah cukup menutupi rongga kekurangan tersebut.

Jika diambil kesimpulan, novel ini adalah pilihan terbaik untuk kalangan remaja, terutama yang memiliki masalah pada keyakinan diri dalam mencapai harapan dan cita-cita. Novel ini juga pas untuk kalangan dewasa, karena juga mangandung makna yang dalam tentang menjalani hidup dengan memiliki ‘kegunaan’ bagi orang-orang di sekitarnya. Harga yang cukup mahal juga telah terimbangi dengan kualitas novel karangan Donny Dhirgantoro yang telah dikategorikan sebagai Best Seller ini.

Jangan buat anda menyesal karena tidak membaca buku ini ! ^__^

Ną∂ı∆ SЯ


Tags: 5 cm resensi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan Keperawanan Itu “De …

Gustaaf Kusno | | 24 November 2014 | 10:33

Disambut Pelangi Halmahera Utara …

Joko Ade Nursiyono | | 24 November 2014 | 09:41

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 13 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: