Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Rusdi Ngarpan

lulusan Bahasa Inggris UNNES Semarang, mengajar di SMP Negeri 1 Jaken Pati, tinggal di Rembang,dan selengkapnya

Tips Sukses jadi Karyawan Multi Income

REP | 13 April 2011 | 03:24 Dibaca: 448   Komentar: 0   0

Oleh: Rusdi, SPd

Guru dan penulis buku BAHASA INGGRIS PRAKTIS

Judul: Cara Mudah Menjadi Karyawan Multi Income

Penulis: Safak Muhammad dan Achmad Firdaus

Penerbit: Media Sukses, Jakarta

Alamat: Jl. Duren Tiga Selatan-Swadaya 31 C Jakarta 12760

Email: mediasukses99@yahoo.com

ISBN: 979-99954-4-2

Tebal: xii+ 155 halaman

Ukuran: 11 x 18 cm

Cetakan: 1, November 2006

Bisnis adalah sebuah proses untuk mencapai sukses. Sukses! Itu harapan tiap orang.

Namun, untuk mewujudkan sangat diperlukan kerja keras. Untuk memperoleh sukses

dengan memperoleh penghasilan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama,

itulah yang sulit dilaksanakan. Setiap kesuksesan selalu saja ada rintangan. Rintangan

terbesar harus bisa diatasi. Jika mampu mengatasinya maka kesuksesan akan muncul

dengan sendirinya. Namun, bila goyah bahkan rontok diterpa badai permasalahan maka

kegagalan yang akan diperoleh. Untuk mencapai sukses itulah, Safak Muhammad dan

Achmad firdaus menghadirkan buku berjudul Cara Mudah Jadi Karyawan Multi

Income.

Buku terbitan Media Sukses Jakarta ini terdiri atas 6 bagian. Bagian-bagian tersebut ialah

belajar dari lingkungan sekitar, mengapa harus menjadi karyawan multi income, menjadi

karyawan multi income itu mudah, ips sukses menjadi karyawan multi income, sumber

pnghasilan yang cocok bagi karyawan dan mengevaluasi penghasilan dna pengeluaran.

Bagian pertama berupa inspirasi. Inspirasi bisa dating dari luar, bisa juga dari dalam

keluarga kita sendiri. Dicontohkan, bahwa mainan robot-robotan yang dibeli dengan

harga Rp. 15.000,- sebenarnya bisa dijadikan sebagai modal untuk berdagang. Tiap

huruf robot dapat dijual dengan harga Rp.1.500,- sehingga total uang yang terkumpul

berjumlah Rp.45.000,-. (hal.8). Bukankah itu sesuatu yang menguntungkan? Dari

lingkungan itu kita bisa belajar mendapatkan penghasilan tambahan yang banyak.

Mengapa harus begitu?

Dunia selalu berputar. Kadang berada dalam kemudahan, besok masuk lingkaran

kesulitan. Perputaran tersebut memunculkan rasa kemerdekaan akan harga diri. Jika dulu

sukses, kemudian hancur maka rasa harga diri akan hilang. Karena itulah diperlukan

keamanan financial. Untuk mencapai derajat keamanan financial, maka kita harus

berusaha menutup kekurangan penghasilan. Caranya?

Buku kecil ini memberikan tips-tipsnya. Pertama, mulailah bisnis dari sekarang. Jangan

ditunda-tunda. Nanti keburu ide bisnis dikerjakan orang dan sukses. Berapapun usia,

sekaranglah waktunya meningkatkan penghasilan. Kedua, demi waktu yang tidak pernah

berhentu lakukanlah usaha/ bisnis untuk mendapatkan sesuatu di masa mendatang.

Apabila kita melakukan keburukan maka keburukan itu akan berbuah di waktu yang akan

dating. Sebaliknya, jika kita berbuat kebaikan maka kebaikan itu pun akan berbuah di

waktu yang akan dating. Ketiga, mempersiapkan sesuatu yang harus dilakukan seperti

perubahan sikap, perilaku dan mental, menghadapi kritik dan penolakan, menghadapi

keraguan, mengatasi beban psikologis, persiapan teknis dan menentukan strategi.

Keempat, mengatur waktu yang pas. Seorang karyawan multi income harus memiliki

keahlian untuk mengatur waktu antara pekerjaan di kantor dan bisnis yang dilakukan.

Kelima, memilih sumber penghasilan. Pilihla sumber penghasilan yang sesuai dan

disukai, tidak menuntut keterlibatan penuh, modal tidak terlalu besar serta tidak mudah

menerima tawaran kerja sama berbagai investasi. Keenam, menjaga profesionalisme dan

hubungan baik dengan seluruh teman kantor.

Keenam tips tersebut masih bisa diringkas oleh Aa Gym sebagai 3M, yaitu mulai dari

yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai sekarang juga. Tak usah muluk-muluk, yang

kecil-kecil itulah nanti akan besar. Dan juga mulailah dari sekarang. Jika tidak maka

kesempatan tersebut kan hilang. Akhirnya, kita kecewa.

Buku ini memiliki banyak kelebihan selain yang diuraikan di depan. Bahkan penulisna

memberikan beberapa alternative sumber penghasilan yang cocok seperti investasi,

konsultan, broker percetkan, agen pulsa, salon mobil dan montir panggilan, jasa cuci,

pengurusan STNK, agen jamu dan segala jenis jasa.

Kekurangan buku tersebut ialah adanya beberapa kesalahan cetak yang menggangu saat

dibaca. Namun, buku ini layak dimiliki poleh guru, karyawan, mahasiswa dan umum

terutama bagi mereka yang ingin sukses dengan penghasilan multi incomw. Bahasa

sederhana, renyah dan enak dibaca menjadikan bacaan yang erat terasa ringan. Apalagi

dengan contoh dan ilustrasinya cuku[p menarik, sehingga layak diikuti saran-sarannya

agar berhasil dan sukses. Bukankah kesuksesan harus diusahakan? Siapa yang bekerja

lebih keras maka kesempatan mendapatkan rejeki akan terbuka lebih luas. Ingat nasehat

dari orang pintar, apabila kita keras pada diri sendiri, maka dunia akan lemah kepada

kita. Apapun yang kita mau maka dunia akan menyediakannya. Namun, apabila kita

lemah pada diri sendiri, maka dunia akan keras kepada kita. Susah sekali bagi kita untuk

mendapatkan apa yang kita inginkan. (hal. 72)

Selamat membaca dan semoga sukses.*** .***(Rusdi, Spd adalah seorang alumnus UNNES Semarang dan bergiat di bidang pendidikan dan penulisan di Lembaga Kajian Bahasa Rembang)

Penulis: Rusdi, SPd

Alamat: Jalan Nusa Indah 40 Rt. 04 Rw. 01 Magersari Rembang 59214 Jawa

Tengah

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Optimistis Melihat Produk Lokal dari Pasar …

Asri Alfa | | 22 October 2014 | 19:36

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ngaku Kompasianer Langsung Diterima Kerja …

Novaly Rushans | | 22 October 2014 | 07:36

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 13 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 13 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 13 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 14 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Bidan Desa Tak Peduli, Nyawa Bayi …

Yohana Damayanti Ma... | 8 jam lalu

Judge …

Ayu Syahbana Surbak... | 8 jam lalu

Memilih Makanan Halal di Eropa …

Aries Setya | 9 jam lalu

Amplas …

Katedrarajawen | 9 jam lalu

Obama Dream atau Obama Nightmare ? …

Andi Firmansyah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: