Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Pungky

bentuk lain ultraman

Peri-Peri Bersayap Pelangi, Untuk yang Tercinta Anak-Anak Indonesia

REP | 24 April 2011 | 03:34 Dibaca: 1365   Komentar: 86   13

kabar gembira… kabar gembiraa… kabar gembiraaaaa…

segera terbit! segera terbit! segera terbit!

buku kumpulan cerpen anak

20 cerita
11 penulis

13035697931753981137


Apa sih Peri-Peri Bersayap Pelangi?

Peri-peri bersayap pelangi adalah buku kumpulan cerita anak yang berisi 20 cerita anak. Ditulis oleh 11 penulis dan diterbitkan oleh Lingkar Spasi Media Publisher. Buku ini berisi dongeng-dongeng untuk anak tentang persabahatan, kesehatan, belajar menghargai, perjuangan untuk cita-cita, bagaimana mencintai diri sendiri, mencintai orang tua, sampai dengan dongeng tentang bagaimana tetap bahagia dengan segala kekurangan yang ada.

Tujuannya Apa?

Tujuan diterbitkannya buku ini yang utama adalah untuk mendekatkan kembali anak-anak dengan dunia dongeng. Mendekatkan anak-anak kepada istana sebelum tidur mereka. Kepada cerita-cerita peri dan dunia-dunia bahagia tanpa balutan kisah cinta ala sinetron anak muda atau lirik-lirik lagu yang bukan untuk usia mereka.

Tujuan lainnya, adalah untuk berbagi kepada anak-anak yang kurang mampu. Karena setiap rupiah yang didapat dari keuntungan penjualanan buku ini adalah hadiah buku yang sama untuk anak-anak di beberapa rumah singgah, sekolah pasca bencana, rumah sakit anak dan taman baca anak di beberapa daerah terpencil. Mendekatkan dongeng kepada mereka yang tidak punya cukup uang untuk membeli buku dongeng.

Siapa penulisnya?

Yap! Peri-peri bersayap pelangi ditulis keroyokan oleh 11 orang. mereka adalah:

Meliana Indie

Santy Novaria

Winda Krisnadefa

Syam Asinar Radjam

Dee Dee Sabrina

Pungky Prayitno

Ary Amhir

Maria Ingrid Nabu Bhoga

Meiliani Fauziah`

Avista Nada

Indri Agustina

Apa Kata Mereka Tentang Peri-peri bersayap pelangi?

“… menerbitkan buku bacaan untuk anak seperti PERI-PERI BERSAYAP PELANGI ini, menjadi sebuah perlawanan yang berani dan penting meskipun beresiko tinggi.. Karena tak cukup diterbitkan saja, buku ini harus diperjuangkan kehadirannya, agar tidak hanya sampai ke tangan, tapi pesan moralnya mengisi benak anak-anak kita.”

Putu Wijaya, Sastrawan.


“Teman-teman, Kamu wajib baca buku ini. Isinya adalah pelajaran hidup yang sangat kamu perlukan sebagai bekal meniti kehidupan di luar sana. Nggak mau baca buku ini? Rugi! Sangat rugi!”
Nunik Utami, Peraih Islamic Book Fair Award 2010 Kategori Buku Non Fiksi Anak Islami Terbaik

“Cerita pendek Peri-peri Bersayap Pelangi bikin Pak De teringat bahwa tradisi mendongeng tuh sudah hampir punah lho. Jangan jadi anak tanpa dongeng, lestarikan tradisi dongeng yang hampir punah dengan  minta bapak-ibu mendongeng sebelum tidur.”
Sujiwo Tedjo, Budayawan.

“Semoga setelah membaca buku ini, anak-anak mendapat nilai hidup yang bisa mereka bawa sampai besar nanti,  sampai mereka meraih cita-cita”
Glenn Fredly, ketua yayasan Green Music Foundation

—–

Jadi, Nantikan tanggal terbitnya dan jangan lupa membeli bukunya, ya!

Karena setiap buku yang Anda beli adalah hadiah buku yang sama untuk anak-anak yang kurang mampu.

Atas nama cinta untuk anak-anak Indonesia :)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Registrasi Online Kompasianival 2014 …

Kompasiana | | 15 September 2014 | 01:36

Pelaut dan Makanan …

Gunawan Setyono | | 15 September 2014 | 05:20

Sebaiknya Minum Obat Penunda Haid atau Tidak …

Rumahkayu | | 14 September 2014 | 23:57

Cara Mudah Pantau Smartphone Android dari …

Fahmi Kompas | | 13 September 2014 | 09:09

Beri Nama untuk Maskot Kompasiana, yuk! …

Kompasiana | | 03 September 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Koalisi Pembodohan …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Budaya Bali Tak Pernah Minder …

Pradhany Widityan | 6 jam lalu

Bangga Menjadi WNI …

Alfarizi | 9 jam lalu

Ahok Sebut Nachrowi Jadi Wagub, Nara Girang …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Kerennya Taman Film Bandung …

Fajr Muchtar | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Menelisik Peredaran Dana dalam Pilkada …

Andi Chairil Furqan | 7 jam lalu

DPR RI Masuk Guiness Book of Record …

Susy Haryawan | 7 jam lalu

Jokowi dan UU Pilkada Potret Kenegarawanan …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Ahok Emang Cerdas Kwadrat …

Ifani | 8 jam lalu

Fenomena One-Hit Wonders dalam Sepak Bola …

Handy Fernandy | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: