Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Cha

wanita biasa, lola, suka kesasar, bangga jadi ibu Syailendra Akhtarasatya.

Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000

OPINI | 11 September 2011 | 04:08 Dibaca: 1668   Komentar: 60   2

13157138281184925575

Bukukita.com

13157138931069584727

blogspot.com

Jika selama ini banyak dikenal ISO 9000 atau manajemen mutu, ISO 14000 tentang manajemen lingkungan, dan OHSAS 18000 tentang manajemen K3, maka ada satu lagi yang tak kalah penting, yaitu ISO 31000 yaitu panduan manajemen risiko.

Buku mengenai manajemen risiko industri keuangan dan perbankan sudah sangat banyak. Tapi ulasan manajemen risiko untuk industri non - perbankan yang simple dan aplikatif jarang. Salah satunya buku yang sangat saya rekomendasikan adalah “Manajemen Risiko berbasis ISO 31000 untuk industri non perbankan” karya Pak Leo Susilo mantan direksi Astra Group dan Pak Victor Riwu, seorang konsultan senior.

Intinya dalam buku ini adalah merubah paradigma lama ”High Risk, High Return” menjadi ”Low Risk, High Return” dengan pola pengelolaan risiko secara terstruktur, terukur, dan tertata rapi.

Banyak risiko yang bisa dihadapi perusahaan non perbankan. Ini bukan murni kesalahan teknis operasional, tapi juga ada andil manajemen puncak dalam membuat perencanaan dan strategi sedari awal, dimana faktor risiko yang mungkin terjadi sering diabaikan.

Penulis buku memberikan beberapa contoh kasus semacam kasus pabrik kimia Union Carbide Bhopal India, dimana ratusan liter air masuk ke dalam tanki 420 ton methil iso sianat. Jelas di dalamnya menimbulkan reaksi kimia eksoterm yang menghasilkan gas beracun dan membawa petaka bagi hampir satu juta jiwa manusia. Ini merupakan hasil kelalaian manajemen industri yang berdampak dalam keselamatan , teknologi, hukum, ekonomi, dan lingkungan hidup . ‘Manajemen penuh risiko yang komplit’.

Oleh karena itu disusun buku ini yang merupakan panduan manajemen risiko yang sifatnya generik dan aplikatif. Yang membedakan antara ISO 31000 dengan standart manajemen risiko adalah adanya kerangka kerja yang merupakan implementasi prinsip manajemen mutu ” plan - do - check - action ”. Dimana kerangka di sub kan menjadi perencanaan kerangka kerja manajemen risiko, penerapan manajemen risiko, monitoring dan review serta perbaikan berkelanjutan. Selain itu ada proses manajemen risiko yang di sub kan menjadi identifikasi risiko, assesmen risiko, perlakuan terhadap risiko serta implementasinya.

131571397422627774

ISO 31000 bukan seperti ISO lainnya yang bisa di ajukan sertifikasi. Aplikasi ISO 31000 beragam dan khas sesuai jenis usaha. Jadi hanya perlu di implementasikan sesuai keadaan perusahaan. Keuntungan penerapan adalah :

  1. Mengurangi kejutan tidak menyenangkan untuk perusahaan. Dengan identifikasi risiko di awal, assemen, dan penanganan risiko2 yg berdampak negatif maka otomatis kejutan berkurang. Selain itu pengendalian risiko sudah termonitor dengan baik sedari awal.

  2. Eksplorasi dan eksploitasi peluang meningkat, karnea anggota dalam organisasi perusahaan lebih siap dalam mengelola risiko yang mungkin timbul

  3. Hubungan dengan pemangku kepentingan menjadi lebih baik.

  4. Peningkatan reputasi . Dimana organisasi yang dikenal mampu mengelola risiko dengan baik melalui penerapan manajemen risiko terstruktur akan menarik investor, kreditur, dan pemangku bisnis lainnya.

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk para pemangku bisnis, dan mahasiswa …. Silahkan dibaca lanjutannya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 10 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 11 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 12 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: