Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Mahrizal

Belajar Menulis

Buku Change karya Rhenald dan kisah perubahanku

REP | 21 October 2011 | 06:33 Dibaca: 1027   Komentar: 2   1

131913694413463886

Buku Change

Kira2 3 bulan yang lalu aku membaca buku bagus, yakni buku “Change” karya Rhenald Kasali, Ph.D. bukunya bagus mengenai perubahan.

aku tak sengaja menemukan buku ini di perpustakaan kantor, iseng2 aku pinjem bawa ke rumah ternyata bukunya luar biasa, inspiratif. tidak hanya aku yang suka istriku juga suka,  buku yang kubaca ini merupakan cetakan yang ke 9 tahun 2007 sedangkan cetakan  pertama 2005. buku ini adalah salah satu buku yang berkualitas yang dapat direkomendasikan untuk dibaca.

Aku baca lembar demi lembar aku merasa dibawa angin cerita bahwa perubahan adalah suatu hal alamiah.cerita demi cerita aku baca membuatku percaya sejumlah alasan mengapa kita harus berubah.

Di halaman 2 dikatakan :

“Pada tahun 1970-an, masalah disiplin terbesar yang dihadapi berbagai sekolah adalah datang terlambat, tidak membuat pekerjaan rumah, ngobrol di kelas, berkelahi, lupa memakai seragam, berpakaian seenaknya, kabur dari sekolah, dan merokok di WC sekolah. Pada tahun 2000 an , masalah yang dihadapinya telah berubah menjadi tawuran antar sekolah, narkoba, vandalisme, pencurian handphone dan seks pranikah.”

perubahan memang bergulir seiring berjalannya waktu mengikuti perkembangan zaman.

di halaman 4 dikatakan :

“Di Indonesia, perusahaan-perusahaan datang dan pergi berganti-gantian. pada tahun 1970-an, industri jamu dikuasai oleh Jamu Jago dan Nyonya Meneer. Tetapi pada tahun 1980-an, peran itu diambil alih oleh Air Mancur dan pada tahun 1990-an dan 2000 dikuasai oleh Sido Muncul. Pada tahun 1980-an, dunia perbankan swasta dikuasai oleh Bank Umum Nasional (BUN), tetapi pada tahun 1990-an akhir BUN dilikuidasi dan dimerger ke dalam bank baru. pada tahun 1970-an, pasar rokok Indonesia dikuasai oleh rokok-rokok putih buatan BAT (seperti 555 dan Ardath). Tetapi sejak tahun 1980-an ke sini, pasar itu sudah dikuasai empat besar pembuat rokok kretek: Gudang Garam, Sampoerna, Djarim dan Bentoel”.

Buku ini memaparkan fakta yang sukar untuk dibantah, kisah demi kisah dipaparkan yang membuat kita berpikir bahwa perubahan itu suatu keharusan, benar-benar membukakkan mata, kalau kita tidak berubah kita akan tergilas, sebab perubahan mau tidak mau pasti akan terjadi.

Perubahan pada Bangsa-bangsa

Di halaman 28 , dipaparkan ternyata perubahan terjadi di skala bangsa :

1319137004573538735

Rhenald Kasali

Jauh sebelum Inggris menguasai dunia , misalnya orang-orang Romawi sudah lebih dulu menguasainya, Di bawah kaisar Oktavianus Augustus, kerajaan Romawi yang berdiri 27 SM sempat menguasai hampir seluruh Benua Eropa, Afrika Utara dan barat. setelah berkuasa hampir satu abad, kerajaan Romawi bergerak ke bawah dan pecah menjadi dua, Romawi barat dan Romawi Timur. pada tahun 476 SM Romawi barat akhirnya benar-benar runtuh.

Bangsa Portugis dewasa ini memang telah menjadi bangsa termiskin di Eropa Barat. Tapi kalau kita lihat sejarah pada abad ke 15 mereka ekspedisi besar-besaran untuk memimpin Asia. Ada Bartolomeo Diaz, ada pula Vasco Da Gamma., Tentara kerajaan portugis selanjutnya menguasai Malaka dan Maluku di Indonesia.

Kejayaan Portugis segera terancam karena kurang menaruh perhatian pada ilmu pengetahuan. Sementara Kerajaan Spanyol sedang memajukan ekspedisi berbasiskan ilmu pengetahuan. Ada Columbus yang membuktikan bahwa bumi itu bulat bukan persegi, ada Ferdinan Magelan yang meneruskan rute Columbus hingga ke Filipina dan sampai ke kepulauan Maluku utara.

Setelah Spanyol dan Portugis redup, bercahayalah Inggris dan Belanda yang didukung ilmu pengetahuan yang lebih modern dan senjata laut yang lebih tangguh. Inggris membentuk EIC dan Belanda membentuk VOC.Belanda sangat kaya setelah menguasai Indonesia selama tiga setengah abad.

Berkat kegigihannya dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, Inggris berhasil menggeser Portugis, Spanyol dan Belanda. ada penemuan mesin uap yang menjadikan Inggris negara kuat berbasis industri. Inggris memasuki abad pemikiran sementara yang lain berkonsentrasi menguasai daerah jajahan. selain mesin uap, ada Isaac Newton, James Watt, Edward Jenner  dan Henry Bessemer.

Sampai perang dunia ke 2 Inggris masih jaya, dan mulai redup setelah di Eropa pecah perang dan penguasaan dunia diambil oleh Amerika serikat yang kebanjiran ilmuwan imigran keturunan Yahudi yang di Eropa dikejar-kejar tentara Nazi.

Demikianlah buku tersebut menggambarkan bahwa bangsa-bangsa dunia juga mengalami perubahan naik turun, ini adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri.

Perubahan pada Kerajaan Nusantara

Di buku tersebut juga dipaparkan sejarah kerajaan-kerajaan Indonesia yang silih berganti, tapatnya hal 35 :

Dulu ada kerjaan Mataram, kerajaan Budha terbesar sepanjang sejarah Indonesia, yang terkenal dengan proyek candi Borobudur. kerajaan ini pula yang membangun candi Dieng.

Mataram runtuh pada masa kejayaannya yaitu pada era Raja Airlangga, Sriwijaya diserbu oleh Pasukan Sriwijaya.

Para Ahli sejarah barat menyebut Sriwijaya sebagai kerajaan terbesar di Asia Tenggara. Sriwijaya dianggap pusat ajaran Budha. setelah menyerang mataram Sriwijaya mulai melemah karena monopoli dagang diambil alih oleh China yang lebih aktif di Malaka. akhirnya pun pamor Sriwijaya luntur di telan zaman.

kerajaan lain yang memperebutkan selat Malaka adalah Singasari. Kejayaan Singasari konon mencapai puncak kejayaannya di tangan raja terakhir, yaitu Kertanegara. Berbeda dengan Sriwijaya yang menguasai Selat Malaka dengan memberikan upeti kepada Kaisar China, Singasari justru ingin melawannya . Kertanegara tewas di bunuh pemberontak , yaitu Jayakatwang dari Kediri. Singasari yang semula akan dihancurkan kubilaikhan sudah terburu tercabik cabik setelah rajanya wafat.

Nusantara masih terus berubah, kerajaan selanjutnya adalah Majapahit yang dirintis oleh menantu Kertanegara, Raden Wijaya. pergulatan menyatukan Nusantara kelak dilakukan oleh cucunya, yaitu Hayam Wuruk, yang dibantu oleh Mahapatih Gajahmada. pada masa ini konon Majapahit bukan saja menguasai Pulau Jawa, melainkan hampir seluruh Nusantara sampai ke sebelah selata, Filipina di Utara dan Papua di sebelah timur. Ketika Pengaruh Islam mulai berkembang pesat di Jawa, Majapahit mulai kehilangan pamor.

Suatu buku yang bagus, fakta demi fakta dipaparkan , membuat kita berpikir ada benarnya juga perubahan demi perubahan pasti terjadi sebagaimana yang sudah terjadi di sejarah.

buku tersebut juga menceritakan perusahaan Garuda Indonesia yang sebelumnya mendapat penghargaan namun beberapa tahun kemudian sempat jatuh dan berhasil bangkit kembali setelah berhasil melakukan perubahan. diceritakan pula restrukturisasi PT. Dirgantara Indonesia bagaimana jayanya menjadi jatuh dan bangkit kembali setelah melakukan perubahan pula. Dikisahkan pula  berkat Martin Luther king, kaum sipil Amerika menikmati persamaan hak. Dikisahkan pula Lee kuan yew yang berhasil merubah Singapura yang mana saat itu keadaanya memprihatinkan dan tidak ada kekayaan alam menjadi sekarang salah satu negara terkaya di dunia.

buku tersebut recommend

Kisah hidupku

kalau boleh bercerita aku jadi ingat dengan perjalanan hidupku

aku merantau di Jakarta tahun 2004 sebagai buruh pabrik, mendorong gerobak dari gudang ke produksi. aku berpikir aku tidak mungkin seperti ini sampai tua , bukan apa2 bukan aku sayang pada otakku jika tidak digunakan, akan mubadzir, Allah sudah memberiku otak tapi tidak digunakan.

akhirnya setahun kemudian saat kontrak kerjaku diperpanjang aku mendaftar kuliah, sementara teman2ku gajinya untuk membeli handphone bagus, membeli motor, aku menabung untuk membayar uang kuliah. pernah pula lebaran haji aku diejek temanku karena tidak bisa pulang sementara yang lain pulang kampung, tapi tidak apa2,  prinsipku ilmu lebih mulia daripada harta. aku nekat kuliah meski kerja ku masih kontrak, lagipula ini untuk memotivasiku untuk semangat hidup. aku kuliah niat awal tidak memikirkan gelar atau ijazah aku hanya ingin mencari ilmu agar otakku tidak sia sia.

habis kontrak pabrik satu pindah ke pabrik yang lain , habis kontrak lagi pindah pabrik lagi, demi menyambung agar aku dapat kuliah. kerja capek2 tidak tempel dengan barang2 seperti motor tidak apa apa lah yang penting dapat ilmu , begitu prinsipku.

Dasar aku orangnya nekat, meski masih kerja kontrak dan masih kuliah aku nekat menikah, prinsipku ada Allah yang pasti menanggung. orang pacaran yang dosa saja diberi rezeki apalagi aku yang melaksanakan sunnah rasul pastilah dapat rezeki,  Allah tidak buta prinsipku. tidak sedikit yang mencibirku namun aku tidak patah arang, silahkan orang2 mencibirku asalkan istriku mencintaiku selesai masalah.

tahun 2008 satu lompatan besar ada pada hidupku, aku memutuskan mengundurkan diri dari kerja pabrik karena harus PKL dari pihak kuliah. suatu keputusan konyol kalau orang bilang sampai keluar kerja. tapi beginilah aku , kalau mau berubah tidak usah tanggung2 , bola yang melambung ke atas terlebih dahulu menyentuh tanah, orang kalau mau naik harus berani susah payah, ulat menjadi kupu2 yang indah karena sebelumnya menjadi kepompong sementara.

aku keluar dari kerja , padahal waktu itu istri hamil tua. Bismillah aku istikharah dan aku keluar. aku KKP atau PKL di okezone.com, situs portal berita, berkat idham teman kuliahku. di sinilah aku belajar pemrograman PHP, siang malam aku belajar, kadang sampai menginap di sana, satu yang kuinginkan setelah keluar PKL dari okezone aku harus bisa pemrograman. untuk memenuhi kebutuhan aku jualan ager2 , aku cuek aja, halal ini, pernah sekali jualan di kereta, namun karena harus nyusun laporan PKL , ager2nya aku titipin warung deket kontrakan.

Dengan izin Allah hari terakhir di okezone.com aku dapat panggilan di salah satu perusahaan web publisher , Dotus indonesia. di sinilah aku mendalami PHP. dengan bimbingan Mas Radyan , Programmer Senior aku diajari dengan telaten. tidak lama masuklah Mas Roland programmer tercepat yang pernah aku kenal, yang menjadikanku semakin semangat karena dia kuanggap sainganku. Aku ingat malam-malam aku rela ke warnet ninggal anak istri demi mendalami pemrograman jangan sampai aku kalah dengan dia.

Berkat ketekunan dan kegigihanku dalam mempelajari pemrograman dan tentunya dengan izin Allah pastinya aku dipanggil di MUC, perusahaan konsultant pajak dimana tempat aku kerja sekarang.

setelah membaca buku itu aku kembali mereview kehidupanku, memang semua ini karena Allah aku yakin itu. namun Allah tidak merubah nasib kalau aku sendiri tidak merubahnya.

kalau dulu aku tidak nekat kuliah, mungkin aku masih jadi buruh pabrik

kalau dulu aku tidak nekat keluar dari pabrik untuk PKL , mungkin aku tidak bisa pemrograman PHP

kalau dulu aku tidak nekat keluar malam2 belajar di warnet , mungkin aku tidak mahir dan tidak dipanggil perusahaan sekarang

ternyata kesimpulannya adalah kita harus berani melakukan perubahan.

Teman-temanku yang baik,

untuk mengakhiri tulisan ini aku mengajak diriku dan kalian semua untuk berubah tentunya menjadi lebih baik,  jangan statis jadi orang , kalau kita tidak berubah yakinlah kita akan tertinggal, waktu  akan mengubahnya, lebih baik kita lah yang merubah diri kita sendiri dengan kemuan, kesadaran dan semangat untuk melakukan perubahan, begitulah kira2 buku tersebut menjelaskan.

Akhirnya aku akan undur diri, sudah malam sudah pukul 1:17. mohon maaf atas segala kekhilafan.

Terima kasih sudah membaca

21 Oktober 2011

Mahrizal
amahrizal.wordpress.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 7 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazer™ | 14 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 14 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 17 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: