Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Fatkhul Muin Warta Demak

Sepuluh tahun lalu berkecimpung memburu dan menulis berita namun saat ini berwiraswasta dan mengembangkan ekonomi selengkapnya

Membedah Kitab Primbon, Menghitung Hari Boyongan, Pindahan Rumah dan Buka Usaha

OPINI | 03 May 2012 | 17:06 Dibaca: 7016   Komentar: 1   0

Kitab Primbon


Bagi orang Jawa yang masih menjunjung tinggi unsur kejawaan sesuatu hal tidak diputuskan begitu saja , namun dicari rujukan atau tradisi yang ada. Seperti halnya orang yang akan melakukan pindahan rumah , menempati rumah baru atau membuka usaha kebanyakan mencari Sri-nya atau hari baiknya .
Ini semua mengacu pada leluhur orang jawa yang tidak secara ngawur melakukan sesuatu hal yang baik . Prinsip mereka sesuatu yang baik harus dicarikan hari baiknya , toh kita tidak akan sulit mencari karena sudah ada pedoman yaitu buku ” Primbon” yang ditulis orang jaman dahulu . Buku primbon ini sudah berumur ratusan tahun sebagai pedoman atau acuan untuk menapaki kehidupan ini.
Seperti halnya pindahan rumah di buku ” Kitab Primbon Betal Jemur Adammakna ” halaman 120 poin 151 ditulis kan neptu hari  dan pasaran sebagai dasar untuk memulai boyongan ( pindahan ) rumah  dan juga mengawali sesuatu pekerjaan ditempat yang baru misalnya membuka usaha, membuka kantor dan lainnya.
Dituliskan neptu hari dan neptu pasaran jika digabungkan akan tersimpul :

1.    Pitutur yang berarti banyak menimbulkan perkara

2.    Demangkandhuwuran berarti akan sakit-sakitan

3.    Satriya Pinayungan berarti dihormati, selamat dan mendapat banyak teman.

4.    Mantri Sinaroja yang berarti disenangi orang banyak

5.    Macan Ketawang berarti sering berselisih dan banyak masalah

6.    Nujupati berarti sering berduka cita , hidup sengsara dan penuh dengan kesedihan

Untuk perhitungan boyongan , pindahan tempat rumah dan buka usaha :

Neptu harinnya  : Jum’at  ( 1) ,Sabtu (2), Ahad (3), Senin (4), Selasa (5) , Rabo (6) , Kamis (7)

Neptu Pasaran    : Kliwon (1), Legi (2), Paing(3), Pon (4), Wage (5).

Sebagai contoh misalnya anda ingin  menempati rumah baru mengambil hari dan pasaran Senin Kliwon misalnya maka perhitungann Senin (4) dan Kliwon (1) dijumlah menjadi 5 maka jatuh pada Macan Ketawang dan kesimpulannya kurang bagus , kalau bisa dihindari cari hari lainnya.
Contoh kedua misalnya anda akan  membuka toko pada tanggal 6 Mei 2012 yang bertepatan jatuh pada hari Ahad Kliwon maka perhitungannya adalah sebagai berikut neptu hari dan pasaran digabungkan Ahad (3) dan Kliwon (1) ketemu 4 jatuh pada Mantri Sinaroja yang berarti disenangi orang banyak kesimpulannya bisa dilanjutkan  dan bagus prospeknya . Begitu seterusnya.

Tulisan ini adalah sekedar sebagai bahan referensi yang diambil dari buku ” Kitab Primbon Betal Jemur Adammakna ” , jika adanda percaya silakan dan jikia anda kurang percaya juga tidak mengapa.

Jika anda ingin  mempelajari dan memiliki buku ini bisa  di SINI . (Muin)


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Memasang Foto Keluarga di Rumah Kita, …

Kang Miftah | | 22 May 2015 | 11:41

Masyarakat NTT Protes Film Soekarno Karya …

Eddy Mesakh | | 22 May 2015 | 10:38

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Heran, Mengapa Saya Sangat Kecewa Dengan …

Aba Mardjani | | 22 May 2015 | 10:30

Kompasiana-”Dayakan Indonesia” …

Kompasiana | | 11 May 2015 | 17:09


TRENDING ARTICLES

Pengakuan ibu termuda Inggris yang …

Ronny Noor | 8 jam lalu

Tindakan Kecil Ini Mampu Melelehkan Hati …

Cahyadi Takariawan | 8 jam lalu

Pantaskah Angel Pieters Di-bully? …

Andi Mirati Primasa... | 11 jam lalu

Kobar Meminta Kejujuran Jokowi …

Vito Adhityahadi | 11 jam lalu

Begini Cara Mengakhiri Konflik di Golkar …

Bambang Setyawan | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: