Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Tri Wibowo Bs

Editor, penerjemah, tukang ketik :: http://rumahcahaya.blogspot.com/

World Writers #291: Ferdiand Leopoldo Oyono

REP | 07 May 2012 | 20:48 Dibaca: 39   Komentar: 0   0

Ferdinand Léopoldo Oyono (1929 – ) Negarawan, aktor dan penulis Kamerun yang terkenal berkat dua karya utamanya, Unie Vie de Boy (1956) dan Le Vieux Négre et la Médidaille (1956) – keduanya merefleksikan perasaan anti-kolonialisme yang semakin menguat pada 1950-an.

Ferdinand Léopoldo Oyono lahir pada 14 September 1929 di Ngoulemakong, Kamerun. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Kamerun dia bekerja di Prancis pada 1950-an sebagai aktor drama dan televisi. Pada 1960 Oyono kembali ke Kamerun dan bergabung dengan korps diplomatik. Dia kelak menduduki jabatan di dalam kabinet pemerintahan. Novel pertamanya, Une Vie de Boy (1956), berisi kisah yang ditulis dalam bentuk catatan harian seorang pelayan rumah dari seorang komandan tentara. Karya berikutnya, Le Vieux Négre et la Médidaille (1956), menyindir kolonialisme melalui mata seorang penduduk desa yang sudah tua yang “mengabdi” kepada Prancis dengan mengorbankan tanah dan anaknya; ironisnya dia mendapat medali penghargaan karena pengabdiannya itu. Novel ketiganya adalah Chemin d’Europe (1960), namun novel ini kurang sukses.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Jalan, Super Admin Kompasiana! …

Nurul | | 27 August 2014 | 11:44

Bledug Kuwu, Fenomena Langka Alam Indonesia …

Agoeng Widodo | | 27 August 2014 | 15:18

Tukang Ojek yang Membawa Perdamaian di Kota …

Uwais Azufri | | 27 August 2014 | 14:30

Artis Cantik Penginjak Bendera ISIS …

Den Hard | | 27 August 2014 | 12:26

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Boni Hargens cs, Relawan atau Buruh Politik …

Munir A.s | 10 jam lalu

Pak Jokowi, Buka Hubungan Diplomatik dengan …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Persaingan Para Istri Bersuamikan WNA …

Usi Saba Kota | 11 jam lalu

“Tuhan, Mengapa Saya Kaya?” …

Enny Soepardjono | 12 jam lalu

DPRD Jakarta Belum Keluar Keringat, tapi …

Febrialdi | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: