Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Resensi Komik Hadis Bukhari-Muslim: 33 Pesan Nabi (National Bestseller)

REP | 13 September 2012 | 13:42 Dibaca: 609   Komentar: 2   1

Buku Komik yang luar biasa …

1347499199308766357

Penulis yang cerdas dan inovatif memadukan antara keseharian kita dengan hadist Nabi SAW.

Tak salah bila Oki Setiana Dewi mengatakan “Sangat kreatif! Perpaduan antara pesan-pesan suci dan indahnya karya seni.”

Komik yang membuat kita tertawa, menangis, tersenyum kecut, bahkan tersipu malu karena seperti itu adanya kita sehari-hari. Karakter tokoh utama yang keriting ‘kriwel’ sungguh lugu … didampingi tokoh-tokoh lain yang lucu, ramah, sombong, baik hati, ‘nyebelin’, komplit-plit deh! Background cerita sangat pas ditampilkan … seperti yang terdapat di halaman 113 (buku pertama) seorang gubernur duduk di atas kap mobil di tengah-tengah banjir yang melanda. Terlihat gambar monas, gedung tinggi, perahu, ban karet dan sampah yang mengapung. Dialog yang terjadi adalah wawancara dengan kru sebuah stasiun televisi :

kru : ‘apakah ini semua bukan karena kurangnya resapan pak ? pembangunan fisik yang membabi buta ?’

gubernur : ‘aaah … bukan, bukan. itu pintar-pintarnya orang aja biar ngetop, sering diwawancara… masalahnya bukan pembangunan fisik di sini, tapi karena pembangunan vila di daerah pegunungan sana … waktu hujan airnya gak terserap terkirim ke sini …”

kru : ???

gubernur : ‘jadi sekali lagi … ini banjir kiriman … bukan karena banyaknya bangunan fisik di sini … saya ini ahli masalah beginian …’

Di buku kedua halaman 80-81 digambarkan tokoh utama sedang ebrada di dalam angkutan umum, melihat keluar jendela ada pemulung di pinggir jalan. Lalu … tokoh utama duduk di tembok sebuah jembatan memandang rumah-rumah kumuh di bantaran sungai yang kontras dengan bangunan tinggi nun jauh di sana. Di belakangnya melintas pemulung lagi … Tokoh utama kemudian berjalan kaki di trotoar melewati seorang pengemis yang tertidur beralaskan koran, sedang di jalan utama melintas motor polisi yang mengawal mobil pejabat. Tak ada percakapan … hanya ada tulisan di pojok kanan atas dan kiri bawah : dan aku jadi semakin tahu; kenapa masih banyak ketimpangan di negeri yang katanya kaya raya ini …; karena kebanyakan pemimpinnya bermental pengemis … hanya bisa meminta dan meminta …; sejak awal dia berkuasa … naudzubillah …

Hadits yang disampaikan …  dari Abu Musa RA, katanya : ’saya datang bersama dua orang kaum saya datang kepada Nabi SAW, yang seorang mengatakan : ‘angkatlah kami untuk jabatan pemerintahan, ya Rasulullah’ dan seorang lagi mengucapkan perkataan serupa itu pula. Beliau menjawab : ’sesungguhnya kami tidak mengangkat untuk itu orang yang memintanya dan tidak pula orang yang sangat mengharapkannya.’ (HR. Bukhari).

Buku pertama diterbitkan oleh Zaytuna karya vbi_djenggotten cetakan III April 2012. Sedangkan buku kedua dengan penerbit dan penulis yang sama cetakan VII juli 2012.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sensasi Mudik Melintasi Jalan Daendels yang …

Hendra Wardhana | | 23 July 2014 | 16:32

Keputusan KPU Tetapkan Jokowi-JK sebagai …

Yusril Ihza Mahendr... | | 23 July 2014 | 14:21

10 Keunikan Ramadhan di Turki …

Wardatul Ula | | 23 July 2014 | 15:32

Mengapa IRT Perlu Memiliki Penghasilan …

Ella Zulaeha | | 23 July 2014 | 14:53

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 4 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 5 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 9 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 9 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: