Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Pijar88

Jika ada kata-kataku yg bikin sesak di hatimu, itulah kealpaanku. Tapi percayalah aku tak seperti selengkapnya

Novel 4 TAHUN TINGGAL DI RUMAH HANTU

OPINI | 25 October 2012 | 15:18 Dibaca: 4183   Komentar: 20   3

Saat ini novel 4 Tahun Tinggal Di Rumah Hantu sudah dalam proses adaptasi ke Layar Lebar dan rilis awal 2014 dengan judul sama, 4 Tahun Tinggal Di Rumah Hantu

*********

*********

Beberapa bulan lalu saya berbagi cerita ke forum kaskus. Cerita yang saya posting itu adalah cerita dengan nuansa horor yang kata sebagian pembaca cukup mencekam.  Sepertinya banyak juga yang membaca cerita saya itu hingga tuntas, terlihat dari belasan ribu komentar yang muncul di bawah postingan cerita itu.

Ketika pertama cerita itu dipost, pergerakan kolom komentar begitu cepat hingga setiap kali  refresh halaman thread, setiap kali pula komentar sudah melompat jauh.

Saya cukup senang, setidaknya cerita yang sudah saya posting itu tidak sia-sia, mudah-mudahan berguna dan dapat diambil hikmah bagi siapapun yang membacanya. Beberapa hari kemudian ternyata cerita itu dipost juga di beberapa web dan blog sebagian netter, hal ini justru mendorong semangat saya untuk menjadikan cerita itu menjadi sebuah naskah yang utuh untuk ukuran novel. Akhirnya cerita versi Thread saya tamatkan secara mendadak menjadi 18 halaman A4, yang dalam thread kaskus itu menjadi 9 Part. Alhamdulillah, ternyata cerita itu masih saja dibaca orang, dan kembali saya merasa tak sia-sia memposting cerita itu.

Cerita itu, adalah cerita yang saya beri judul Empat Tahun Tinggal Di Rumah Hantu. Dalam versi kaskus adalah cerita nyata, dalam arti pernah saya alami ketika saya dan keluarga menempati sebuah rumah di daerah Depok di mana ternyata rumah itu berdiri di atas tanah yang terdapat belasan kuburan tua di bawahnya.

Suatu hari, saya menerima sebuah pesan melalui web, dan seseorang memperkenalkan diri dan mengaku tertarik dengan kisah itu, beliau menawarkan untuk menjadikan kisah itu ke dalam bentuk buku, menjadi sebuah novel. Ternyata beliau adalah seorang Editor dari sebuah penerbit major yang cukup besar di Jakarta/Indonesia.

Karena memang cerita itu sedang saya garap dan kembangkan menjadi satu naskah utuh, saya pun dengan gembira menerima tawaran itu, apalagi memang saya ingin menjadikannya sebuah novel.

Dan pada bulan ke tiga sejak saya mulai mengerjakan naskah itu, alhamdulillah selesai juga naskah itu, dari 18 halaman A4 menjadi 240 halaman. Kemudian setelah memalui proses edit oleh sang editor, di format ke dalam ukuran lay out novel menjadi tebal 328 halaman.

Kini naskah itu sudah naik cetak dan jika tidak ada kendala, awal bulan nopember ini terbit menjadi sebuah novel horor, beredar di toko-toko buku, dengan judul tetap sama, yaitu 4 TAHUN TINGGAL DI RUMAH HANTU.

Bagi siapa saja yang merasa senang dan cinta dengan cerita-cerita horor, silahkan nanti membaca novelnya, awal nopember ini.

Salam Kompasiana.
pijar88

Kover Fix 4 TAHUN TINGGAL DI RUMAH HANTU

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Live Streaming dan Selfie Berhadiah di …

Yayat | | 21 November 2014 | 20:43

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 10 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 13 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 13 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 15 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Review “Supernova: Gelombang” : Kisah …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Guru Destiani, Menulis dan Menginspirasi …

Adian Saputra | 8 jam lalu

Karya Arek ITATS: Game Tooth Kid “Sang …

Xserver Indonesia | 8 jam lalu

Dua Ribu Rasa …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Guru Menulis Berdiri, Siswa Menulis Berlari …

Muhammad Irsani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: