Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Teguh Suprayogi

Therapist di Saudi Arabia

Fuad Baradja: “Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!

OPINI | 06 December 2012 | 07:27 Dibaca: 1189   Komentar: 0   8

13547493371101018884

buku fuad baradja/proumedia.co.id

Seorang pelayan restoran yang saya terapi untuk berhenti merokok mengaku
merokok 2 bungkus per hari selama 20 tahun. Saya katakan bahwa dia sudah
membakar sekitar Rp 140 juta! Setelah ikut menghitung dia tercengang. Saya
tanya, “Apa kamu punya rumah?” dia menggeleng. “Mobil?” dia menggeleng lagi.
“Motor?” dia menggeleng juga. Saya katakan bahwa yang punya pabrik rokok
sekarang sudah menjadi orang terkaya di Indonesia. Dia pun mulai menangis.

Pak Saiful, penjual sate ayam madura yang mangkal di jalan Jatiwaringin adalah
seorang perokok berat. Suatu hari saya tidak melihatnya di warung. Kata istrinya,
beliau sakit jantung dan sempat dirawat di RS dengan biaya Rp 22 juta. Bulan lalu
saya mampir lagi. Warungnya sudah tidak ada. Kata tetangganya, mereka pindah
ke depan Giant setelah Pak Saiful meninggal. Ya Allah, mengapa banyak orang
miskin yang harus dikorbankan?

David Goerlitz, bintang iklan rokok produksi RJ Reynolds di Amerika, pernah bertanya
kepada seorang eksekutif di perusahaan tersebut, “Mengapa para karyawan di
perusahaan tersebut tidak merokok?” Mau tahu jawabannya? Sang eksekutif
menjawab, “We don’t smoke that shit. We just reserve the right to sell it to the
young, the poor, the black, and the stupid; Kami tidak mengonsumsi barang hina itu.
Kami hanya mempunyai hak untuk menjualnya kepada para pemuda, orang miskin,
orang berkulit hitam, dan orang bodoh.”

Ini beberapa tulisan status di facebook milik Fuad Baradja yang dikumpulkan menjadi
sebuah buku dengan judul “Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!” Tentu bagi
sebagian besar pembaca dan kompasianer tahu siapa penulis buku ini. Ya beliau
mantan bintang sinetron TV tahun ‘90an yang terkenal lewat cerita komedi Jin dan
Jun, berperan sebagai bapaknya si Jun yang diperankan oleh Syahrul Gunawan.

13547533361104659803

Beruntung saya di add pertemanan di facebook oleh pak Fuad Baradja ini beberapa
bulan yang lalu, saya jadi tahu ternyata ia seorang pejuang anti rokok yang cukup
gencar serta konsisten untuk mengkampanyekan bahaya merokok. Bukan hanya
lewat tulisan saja, tapi sudah terjun langsung ke masyarakat, terutama perokok
dari kalangan muda, tua hingga wanita hamil yang masih doyan merokok.

Tentu banyak tantangan dalam mengkampanyekan hal ini, mengingat jumlah para
perokok di indonesia yang masih cukup tinggi, dan di tengah industri rokok yang
dianggap memberikan pajak penghasilan yang lumayan besar hingga masih banyak
masyarakat yang bekerja pada industri rokok ini. Namun dengan banyaknya
dukungan terhadap gerakan anti rokok ini, Fuad Baradja tetap semangat untuk
menyuarakan bahaya merokok ini di masyarakat.

Lewat buku “Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!”, terbitan ProU Media ini
sama sekali bukan untuk mendiskreditkan para perokok, tapi sebaliknya berusaha
memberi pemahaman yang benar kepada semua pihak, baik perokok aktif maupun
pasif. Hadirnya buku ini juga bermaksud membantu orang-orang yang tengah
terjajah dan terzalimi oleh adiksi nikotin dan para cukong rokok.

Untuk memberikan gambaran yang utuh, buku ini dilengkapi dengan fakta-fakta
tak terbantahkan di lapangan sehingga sangat layak untuk dijadikan pembuka
cakrawala berpikir kita. Selamat menyusuri jejak-jejak kebenaran!
Terima kasih pak Fuad Baradja yang telah memberi izin membagi pengalaman.
Saya dukung dengan men-share tulisan-tulisan bapak dalam gerakan anti rokok.

Dammam, 06/12/2012
.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 8 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 8 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 9 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kecardasan Tradisional …

Ihya Ulumuddin | 8 jam lalu

Sebaik-baiknya Tahun adalah Seluruhnya …

Ryan Andin | 9 jam lalu

Tak Sering Disorot Kamera Media, Kerja Nyata …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Siasat Perangi KKN Otonomi Daerah …

Vincent Fabian Thom... | 9 jam lalu

Pancasila : Akhir Pencarian Jati Diri Kaum …

Vincent Fabian Thom... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: