Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Indah Iswati

Saya adalah seorang Ibu RT yg "nyambi" jd abdi negara & pelayan masyarakat di sebuah selengkapnya

Resensi: Habibie & Ainun

REP | 21 January 2013 | 10:12 Dibaca: 5500   Komentar: 0   0

13587385321395397951

sumber : google

Judul : Habibie & Ainun

Penulis : Bacharuddin Jusuf Habibie

Penerbit : The Habibie Center Mandiri

Jika Shakespeare fenomenal karena karya percintaannya “Romeo dan Juliet”, maka buku ini mencoba mengisahkan cerita cinta dahsyat yg sama. Novel “Habibie dan Ainun” berisi catatan hati seorang suami, Habibie mengenang perjalanan cintanya dengan almarhumah istrinya. Dari mulai pertama kali kenal hingga saat maut memisahkan.

Meski ditulis dengan gaya novel dan ruhnya adalah cinta, novel ini tidak sekedar melulu bercerita tentang hal-hal picisan nan lemah dan rapuh. Novel ini juga berisi catatan peristiwa sejarah bangsa, pemikiran seorang ilmuwan dan letupan nasionalisme tinggi dan motivasi hidup yang membakar semangat dan menumbuhkan jiwa pengabdian.

Penulis dengan segudang prestasi tingkat internasional dengan rendah hati menuturkan peran istrinya dalam mendampingi dirinya. Buku ini makin meneguhkan ungkapan bahwa “Di balik kebesaran seorang lelaki, terdapat kehebatan seorang perempuan yang mendukungnya.”

Karya yang merupakan kisah nyata dari sang penulis ini sangat inspiratif bagi anda yang ingin mewujudkan keluarga sakinah, mawadah warahmah. Terutama untuk istri agar mampu berkaca pada sosok Ainun yang khusnul khotimah di penghujung usianya diiringi keridhoan suami. Buku ini laksana pengobat hati bagi jiwa-jiwa yang mulai merasa kehilangan pegangan cinta. Amat layak untuk dinikmati dan direnungi.

***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajari Anak Makan Pagi yang Harmonis dan …

Gaganawati | | 27 February 2015 | 16:41

Mempertanyakan Kewenangan DPRD DKI Jakarta …

Hendra Budiman | | 27 February 2015 | 11:40

Peribahasa Indonesia yang Perlu Digugat …

Gustaaf Kusno | | 27 February 2015 | 15:40

6 Tahun, Kompasiana Sudah Jadi Apa? …

Hendra Wardhana | | 27 February 2015 | 15:22

Seramnya Jembatan Merah di Sleman, …

Mas Ukik | | 27 February 2015 | 13:18


TRENDING ARTICLES

Ingin Makzulkan Ahok, DPRD Malah ‘Gali …

Shendy Adam | 5 jam lalu

Inilah Anggaran UPS yang Buat Ahok Marah …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu

Ketika Ahok “Diangketin” DPRD …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Nasib Ahok vs DPRD, Akankah Seperti Risma? …

Ilyani Sudardjat | 10 jam lalu

Boikot Bali Blunder Terbesar Australia …

Rizky Febriana | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: