Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Resensi Buku: Tips Memilih Pasangan Hidup

REP | 19 April 2013 | 22:51 Dibaca: 410   Komentar: 2   0

13663865002061496750

Buku karya Pak Julianto Simanjuntak

Judul buku: Banyak Cocok Sedikit Cekcok, Seni Memilih Teman Hidup dan Berpacaran Dewasa.
Penulis: Julianto Simanjuntak.
Penerbit: Yayasan Peduli Konseling Nusantara (PELIKAN) tahun 2012.
Halaman: vii, 121

Peresensi mendapatkan buku ini langsung dari penulisnya, Bung Julianto Simanjuntak ketika mengadakan pertemuan blogger kecil-kecil di benteng Vredenburg tahun lalu. Buku ini sendiri merupakan kumpulan tulisan Bung Julianto Simanjuntak di berbagi media. Seperti di blog Kompasiana,com, berbagai mailing list, Facebook, Blackberry Messenger dan Twitter. Respon yang didapatkan sungguh luar biasa. Inilah yang kemudian membuat penulisnya menjadikan sebuah buku.

Di dalam buku ini, Penulis mengajak pembaca untuk lebih tahu manfaat pernikahan dan persiapannya. Salah satunya adalah memahami latar belakang atau “Universitas Keluarga” calon anda. Selain itu, penulis juga menekankan pada pentingnya kesepadanan alias kecocokan. Karena ketika pada awal-awal berpacaran, kita sering lupa mengenali kepribadian dan latar belakang pasangan.

Dalam bab satu tentang Universitas Keluarga, penulis mencoba mendeskripsikan keluarga sebagai sebuah universitas. Dimana Ayah dan Ibu berperan menjadi “Dosen” sementara anak sebagai “mahasiswa”. Sebagai “Dosen”, Ayah dan Ibu harus bisa membimbing anaknya kearah yang lebih baik. Serta menjadi contoh teladan yang baik.

Secara keseluruhan, isi buku ini tidak hanya terfokus pada bagaimana mencari teman hidup dan berpacaran dewasa saja. Tapi juga membahas Long Distance Relianceship atau pacaran jarak jauh hingga cara agar malam pertama istimewa. Terdiri dari 16 bab. Semuanya dibahas lengkap. Disediakan pula sejumlah kisah nyata orang sedang mempunyai masalah seputar konflik percintaan. Tentu saja, jati dirinya disamarkan atau diganti dengan nama yang bukan sebenarnya. Demi menjaga privasinya.

Selain itu, isi buku ini tidak menggurui pembacanya. Malah mengajak pembacanya untuk berpikir dan melihat diri masing-masing. Pada akhir setiap bab, penulis memberikan pertanyaan kepada pembaca untuk didiskusikan. Inilah yang membuat buku ini sedikit berbeda dengan buku-buku konseling sejenisnya.

Jadi bagi anda yang masih mencari teman hidup atau berusaha mengerti cara berpacaran dewasa, belilah buku ini. Karena buku ini sangat bermanfaat bagi anda. Membuat anda mengerti kalau cinta itu bukan hanya sekedar mencintai atau dicintai. Tapi juga dituntut memahami latar belakang dan kepribadian pasangan anda dengan sepenuhi hati.

Salam Kompasiana.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Peran Kita untuk Menghindari Jebakan Negara …

Apung Sumengkar | | 01 August 2014 | 15:26

Tunjangan Profesi Membunuh Hati Nurani …

Luluk Ismawati | | 01 August 2014 | 14:01

Empat Cincin Jantungnya Masuk Lewat Pembuluh …

Posma Siahaan | | 01 August 2014 | 13:46

B29: Medan Ekstrim Intip Keindahan Bromo …

Teguh Hariawan | | 01 August 2014 | 08:09

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 13 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 14 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: