Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Muhammad

Seorang pendidik di SLBN Metro Lampung, 1 istri, 3 anak, mulai suka menulis di Kompasiana, selengkapnya

Mengarang itu Gampang (Karya Arswendo Atmowiloto). Apakah Demikian?

REP | 21 July 2013 | 10:09 Dibaca: 257   Komentar: 5   3

1374379738575243997

Mengarang Itu Gampang, Arswendo Atmowiloto/PT. Gramedia Pustaka Utama

Memulai dengan kesalahan akan lebih baik dari pada salah karena tak pernah memulai, atau ungkapan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Kedua ungkapan di atas sejalan dengan prinsip bahwa setiap orang bisa menulis dan mengarang asalkan mau berusaha sembari mencari referensi dan bacaan yang bermutu untuk menambah khasanah pengetahuan dalam bidang menulis.

Banyak orang yang awalnya gagap menulis, entah karena faktor kebetulan pelakunya kurang memahami teknik menulis atau karena latar belakang pendidikannya yang tidak sejalan dengan konsep yang akan ditulisnya. Sehingga ada rasa ragu antara memulai atau berhenti di pintu sebelum pernah berusaha melihat di dalamnya.

Kesalahan menulis “seperti yang sering saya alami” atau kekeliruan dalam mengetik karena kurang hati-hati dalam menekan keyboard atau kurang mau menelaah dan mengoreksi kembali hasil tulisan kita sering kali menjadi cambuk yang membuat orang yang membaca tulisan tersebut memberikan stempel “tidak ceto” dalam membuat tulisan. Pada akhirnya tidak jarang penulis pemula “seperti saya” jatuh tersungkur, down, bahkan patah semangat dan tidak mau menulis lagi lantaran rasa khawatir mengalami kesalahan yang sama serta banyak kritikan dan mungkin juga hinaan, cercaan, sindiran yang akan mungkin diterima.

Mengarang seperti halnya yang tertulis dalam buku “Mengarang Itu Gampang” Karya Arswendo Atmowiloto tidak lah sulit asalkan mau belajar dan melengkapi informasi yang penting entah dari buku-buku maupun media sosial lainnya yang tentu saja akan melengkapi berbendaharaan isi tulisan yang akan kita sajikan.

Namun demikian bukan saya sok tahu, akan tetapi ini adalah pengalaman yang menyenangkan apabila kita berusaha tahu ketika tidak tahu dari pada kita tidak mau tahu padahal kita tahu.

Akhirnya, sedikit mengutip kalimat di halaman belakang dari buku tersebut “mengarang bisa dilakukan anak-anak, remaja, orang tua bahkan pensiunan. Seperti naik sepeda atau berenang, sekali menguasai bisa seterusnya. Tak akan lupa, atau menjadi tidak bisa. Yang diperlukan hanyalah mengenal unsur-unsur dalam mengarang: ide atau ilham, cara menyusun, menggambarkan tokoh. Selebihnya latihan. Rasanya asalkan bukan buta huruf total, semua orang bisa mengarang.” (Arswendo Atmowiloto; Mengarang Itu Gampang, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta)

Oleh karena itu, baik saya sendiri maupun semua yang ingin menulis tidak salahnya menuangkan gagasan, ide dan pengetahuan yang kita punya. Kesalahan dan kekeliruan yang berujung kritikan, cercaan dan hinaan akan berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam menulis asalkan mau mendengarkan dan mengkaji apa yang menjadi kesalahan kita.

Akhir kata, jika kita menulis dan mengarang ingin memberikan informasi yang bermanfaat maka apa yang menjadi tulisan kita akan menjadi karya yang mulia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50


TRENDING ARTICLES

Bangganya Pakai Sandal Jepit Seharga 239 …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 11 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 11 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 13 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pijat Refleksi Hilangkan Keluhan Lambungku …

Isti | 7 jam lalu

(Lumen Histoire) Sejarah dan Seputar …

Razaf Pari | 8 jam lalu

Kisah Pilu “Gerbong Maut” di …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Batik Tulis Ekspresif yang Eksklusif …

Anindita Adhiwijaya... | 8 jam lalu

Akherat, Maya Atau Nyata? …

Akhmad Fauzi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: