Back to Kompasiana
Artikel

Buku

Muhammad

Kehendak Allah SWT tergantung prasangka hambaNya….kubilang Alhamdulillah atas rezekiNya dan Innalillah atas amanah dan tugas selengkapnya

Mengarang itu Gampang (Karya Arswendo Atmowiloto). Apakah Demikian?

REP | 21 July 2013 | 10:09 Dibaca: 224   Komentar: 5   3

1374379738575243997

Mengarang Itu Gampang, Arswendo Atmowiloto/PT. Gramedia Pustaka Utama

Memulai dengan kesalahan akan lebih baik dari pada salah karena tak pernah memulai, atau ungkapan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Kedua ungkapan di atas sejalan dengan prinsip bahwa setiap orang bisa menulis dan mengarang asalkan mau berusaha sembari mencari referensi dan bacaan yang bermutu untuk menambah khasanah pengetahuan dalam bidang menulis.

Banyak orang yang awalnya gagap menulis, entah karena faktor kebetulan pelakunya kurang memahami teknik menulis atau karena latar belakang pendidikannya yang tidak sejalan dengan konsep yang akan ditulisnya. Sehingga ada rasa ragu antara memulai atau berhenti di pintu sebelum pernah berusaha melihat di dalamnya.

Kesalahan menulis “seperti yang sering saya alami” atau kekeliruan dalam mengetik karena kurang hati-hati dalam menekan keyboard atau kurang mau menelaah dan mengoreksi kembali hasil tulisan kita sering kali menjadi cambuk yang membuat orang yang membaca tulisan tersebut memberikan stempel “tidak ceto” dalam membuat tulisan. Pada akhirnya tidak jarang penulis pemula “seperti saya” jatuh tersungkur, down, bahkan patah semangat dan tidak mau menulis lagi lantaran rasa khawatir mengalami kesalahan yang sama serta banyak kritikan dan mungkin juga hinaan, cercaan, sindiran yang akan mungkin diterima.

Mengarang seperti halnya yang tertulis dalam buku “Mengarang Itu Gampang” Karya Arswendo Atmowiloto tidak lah sulit asalkan mau belajar dan melengkapi informasi yang penting entah dari buku-buku maupun media sosial lainnya yang tentu saja akan melengkapi berbendaharaan isi tulisan yang akan kita sajikan.

Namun demikian bukan saya sok tahu, akan tetapi ini adalah pengalaman yang menyenangkan apabila kita berusaha tahu ketika tidak tahu dari pada kita tidak mau tahu padahal kita tahu.

Akhirnya, sedikit mengutip kalimat di halaman belakang dari buku tersebut “mengarang bisa dilakukan anak-anak, remaja, orang tua bahkan pensiunan. Seperti naik sepeda atau berenang, sekali menguasai bisa seterusnya. Tak akan lupa, atau menjadi tidak bisa. Yang diperlukan hanyalah mengenal unsur-unsur dalam mengarang: ide atau ilham, cara menyusun, menggambarkan tokoh. Selebihnya latihan. Rasanya asalkan bukan buta huruf total, semua orang bisa mengarang.” (Arswendo Atmowiloto; Mengarang Itu Gampang, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta)

Oleh karena itu, baik saya sendiri maupun semua yang ingin menulis tidak salahnya menuangkan gagasan, ide dan pengetahuan yang kita punya. Kesalahan dan kekeliruan yang berujung kritikan, cercaan dan hinaan akan berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam menulis asalkan mau mendengarkan dan mengkaji apa yang menjadi kesalahan kita.

Akhir kata, jika kita menulis dan mengarang ingin memberikan informasi yang bermanfaat maka apa yang menjadi tulisan kita akan menjadi karya yang mulia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 12 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 14 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 15 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 16 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: