Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Nino Histiraludin

Mencoba membagi gagasan. Baca juga di www.ninohistiraludin.blogspot.com

Admin Maruk Naruh 3 HL, Kepentingan Bisnis?

OPINI | 22 November 2012 | 00:26 Dibaca: 169   Komentar: 6   0

Saya tidak tahu apa pertimbangannya tiba-tiba malam ini 3 tulisan admin Kompasiana nangkring menjadi Headline. Apakah karena tidak ada tulisan yang layak HL, apakah karena tidak ada tulisan masuk ataukah karena sebab lain?

Sebenarnya tulisan admin menjadi HL bagi saya pribadi sih tidak masalah sepanjang menyangkut kepentingan umat Kompasiana. Artinya yang bersifat menjadi hajat hidup orang banyak dan sifatnya menjadi kebutuhan bersama. Momentnya juga mungkin luar biasa seperti Kompasianival kemaren.

1353519624755868674

Screen shoot

Tetapi kalau kita cermati malam ini ternyata ada 3 HL yang diposting oleh admin. Memang HL itu murni kewenangan admin sejauh berbagai pertimbangan. Namun 3 HL tersebut memuat iklan yang sedikit banyak mengandung unsur bisnis. Memang iklan perlu tetapi kan tidak harus ketiganya tampil bersamaan.

Hargailah Kompasianer yang menyempatkan diri malam ini menulis serius lantas menayangkannya. Toh mereka tidak menuntut apa-apa. Toh ada stok tulisan dari Kompasianer senior seperti Babeh Helmi, Hazmi Srondol, Dian Kelana dan lainnya yang juga layak HL. Itu baru Kompasianer yang sempat mampir di highlight lho.

Artinya banyak kompasianer yang nayangin tulisan juga hanya lewat. Ketiga iklan HL yang ditulis admin memang disponsori oleh Kemenparekraf tentang liburan akhir tahun, Jalan-jalan ke Thailand oleh Biokos dan Ngeblog bersama Indosat. Kalau begitu, kan kesannya jadi bisnis banget. Atau emang lagi butuh dana besar mbetulin sistem yang masih belum pulih benar?

Semoga juga bukan karena bagian marketing lagi mendiskon iklan sehingga membuka selebar-lebarnya untuk promosi. Trus kalau misalnya 5 Cagub Pilkada Jabar pasang iklan dengan hadiah wisata ke Amerika apa ya mau dijadikan HL semua? Seandainya mereka bersedia membayar, apa sikap Admin?

Menurut saya penayangan ketiga iklan itu bisa bergiliran satu jam sekali sehingga Kompasianer yang berkesempatan masuk HL merasa dihargai. Atau ini kesempatan saat semua warga sedang bergembira pasca bertemu di Kompasianival sehingga ga bakal ada kritik? Entahlah…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 4 jam lalu

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 11 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 12 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: