Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Hendi Setiawan

Almost senior citizen, pengalaman kerja di pelbagai bidang, transmigrasi, HPH, modal ventura, logistik, sistem manajemen selengkapnya

Rizal M Gugat Majalah Tempo

OPINI | 17 December 2012 | 21:27 Dibaca: 489   Komentar: 0   0

Karikatur tentang seorang tokoh terkait situasi terakhir yang menarik perhatian masyarakat di sebuah  koran atau majalah mingguan adalah hal biasa.  Kadang-kadang gambar karikatur itu membuat tersenyum pembaca, tapi bisa jadi karikatur itu dianggap menggiring opini masyarakat, seperti Rizal Mallarangeng tak terima dengan gambar sampul majalah Tempo yang menggambarkan trio Mallarangeng di atas sebuah perahu, uang seratus dollar Amerika, pundi-pundi Poundsterling dan latar belakang laut.

1355753357927221507

Sampul majalah Tempo edisi 17-23 Des 2012

Coba perhatikan gambar sampul majalah Tempo edisi 17 - 23 Desember 2012.  Apa kesimpulan anda setelah melihat gambar tersebut dikaitkan dengan ditetapkannya Andi Alifian Mallarangeng dan Andi Zulkarnaen Mallarangeng?   Setiap orang pasti punya kesimpulan setelah melihat gambar tersebut. Mungkin ada yang menafsirkan inilah tiga orang muda yang sukses, mungkin ada yang menganggap inilah trio orang muda sukses yang terlibat kasus Hambalang karena dikaitkan dengan ditetapkannya Alfian dan Zulkarnaen sebagai tersangka oleh KPK.

Rizal Mallarangeng tidak mempermasalahkan gambar tersebut yang dianggapnya karikatur, selama gambar dirinya tidak disertakan.  Ia merasa gambar sampul Tempo dapat menggiring opini publik, sedangkan Rizal merasa dirinya tak ada sangkut paut dengan kasus Hambalang, sekalipun sebagai saudara kandung ia akan menunjukkan loyalitasnya sebagai saudara, misalnya ia rela masuk penjara daripada abang dan adiknya masuk penjara.  Soal kasus saudaranya Rizal menyerahkan biar hakim di pengadilan yang memutuskan.

Redaktur Eksekutif Tempo pada kesempatan diwawancara TVOne mengatakan bahwa gambar sampul Tempo adalah gambar artistik yang multitafsir.   Tempo siap menghadapi gugatan Rizal Mallarangeng di Dewan Pers. Majalah ini harus siap menjawab kenapa ada gambar Rizal Mallarangeng di sampul Tempo edisi terakhir.  Kalau tak punya alibi yang masuk akal, Tempo bisa disalahkan.  Apa kasus “Tenabang” akan terulang? Majalah yang sudah saya baca puluhan tahun ini akan dikalahkan lagi penggugatnya?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kata Jokowi, JK Keliru soal Tatto Susi …

Pepih Nugraha | | 22 May 2015 | 14:13

Ngintip Dapur Pembuatan “Tas …

Teberatu | | 22 May 2015 | 13:54

[MAKASSAR] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 15:48

Heran, Mengapa Saya Sangat Kecewa Dengan …

Aba Mardjani | | 22 May 2015 | 10:30

[JNE MEDAN] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:09


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi Buat Apa Bangun Rel Kereta di …

Gunawan | 2 jam lalu

Pengakuan ibu termuda Inggris yang …

Ronny Noor | 10 jam lalu

Tindakan Kecil Ini Mampu Melelehkan Hati …

Cahyadi Takariawan | 10 jam lalu

Pantaskah Angel Pieters Di-bully? …

Andi Mirati Primasa... | 12 jam lalu

Kobar Meminta Kejujuran Jokowi …

Vito Adhityahadi | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: