Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Masteddy

semakin banyak kamu belajar akan semakin sadarlah betapa sedikitnya yang kamu ketahui

Pengertian Lain dari Tagline Kompasiana, Sharing Connecting

OPINI | 22 January 2013 | 06:35 Dibaca: 730   Komentar: 0   3

Bagi rekan-rekan Kompasianis tentu sudah tidak asing lagi dengan tagline Kompasiana, ‘sharing.connecting’. Bagi yang pamahaman bahasa Inggrisnya sudah level expert, tentu tidak sulit untuk memahami maksud tagline tersebut. Tapi buat saya yang masuk dalam golongan ‘bocah ndeso’, mau tidak mau harus buka kamus dulu. Dan akhirnya saya pun tahu maksud dari tagline tersebut, “sedang membagikan. sedang menyambungkan”.

Tapi tahukah rekan-rekan bahwa ternyata tagline itu punya maksud atau arti lain, selain seperti yang ditulis di atas. Maksud lain dari tagline itu saya temukan berdasarkan pengalaman yang saya alami beberapa waktu terakhir ini.

Akhir-akhir ini ketika mau masuk ke akun saya (login) atau dashboard, seringkali saya harus menunggu cukup lama. Dan selama menunggu proses tersebut tentu di pojok kiri atas monitor akan muncul seperti pada gambar di bawah ini.

1358776697965007329

Lamanya proses ‘connecting’ ini bervariasi, bisa 1, 2, 3 atau 5 menit. Tapi jika screensaver sudah muncul tapi belum connect juga, berarti sudah 10 menit. Kalau screensaver sudah muncul, maka saya akan batalkan rencana saya untuk ‘ngompasiana’. Saya kurang tahu penyebabnya. Apakah memang Kompasiana yang susah diakses atau jaringan di tempat saya yang sedang ‘lola’. Dikarenakan hal ini sering saya alami, maka ‘sharing.connecting’ saya artikan atau saya baca sebagai ‘sering atau keseringan nunggu connecting’.

Buat mas admin yang sedang piket dan membaca tulisan ini, santai aja mas. Ini bukan protes atau nyindir. Ini sekedar info, siapa tahu bermanfaat. Toh kesalahan belum tentu terletak di pihak Kompasiana. Tapi jika di antara admin yang sedang piket ada yang nyeletuk,

“Gratisan kok mau cepet !” ya gak pa-pa.

Tapi jika ada admin yang sewot,

“Akun belum terverifikasi aja kok protes !”

Eitss …. tunggu dulu. Akun saya dulu pernah terverifikasi, tapi nggak tahu kenapa kok sekarang berubah belum terverifikasi. Soal akun; mau terperipikasi, belum terperipikasi, terakreditasi, terdaptar, tercatat, terdengar, disamakan atau pun diridhoi, EGP-lah !

Yang penting nulis. Titik.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: