Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Primata Euroasia

Try not to become a man of success, but rather try to become a man selengkapnya

Ups, TV One Keceplosan Bilang “Golkar-nya Gak Usah Disebut” Saat Breaking News

REP | 10 October 2013 | 01:12 Dibaca: 3363   Komentar: 8   4

Kasus penangkapan tangan ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar memang terus menggelinding. Hampir semua media ramai memberitakannya. Akil Mohtar, tertangkap tangan bersama anggota DPR dari Fraksi Golkar Chairun Nisa terkait suap kasus putusan MK terhadap gugatan pilkada kabupaten Gunung Mas.

Saat penangkapan terjadi, beberapa televisi, khususnya televisi berita langsung membuat segmen breaking news. Metro TV berulangkali menyiarkan breaking news terhadap kasus ini. Begitu pula dengan TV One yang dimiliki oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Jika Metro TV berani secara terus terang menyebut salah satu yang tertangkap adalah anggota DPR dari Golkar, lain halnya dengan TV One. Redaksi TV One tidak berani menyebutkan anggota DPR yang tertangkap berasal dari partai Golkar.

Kejadian ini ternyata terekam dalam rekaman breaking news TV One di tanggal 2 Oktober lalu. Saat siaran live, terjadi percakapan antara reporter dengan salah seorang redaktur, yang untungnya malah ikut terekam dalam siaran langsung tersebut. Dalam video “Breaking News” berdurasi 14 detik ini, percakapan antara reporter dan orang redaksi yang menyebut “Golkar-nya gak usah disebut” terekam pada menit ke 8.34.

Sungguh ruang redaksi terkait dengan pemberitaan publik pun sudah di setting untuk kepentingan politik.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Satpol PP DKI Menggusur Lapak PKL Saat …

Maria Margaretha | | 31 July 2014 | 17:04

Menghakimi Media …

Fandi Sido | | 31 July 2014 | 11:41

Ke Candi; Ngapain Aja? …

Ikrom Zain | | 31 July 2014 | 16:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Teman Saya Pernah Dideportasi di Bandara …

Enny Soepardjono | | 31 July 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 9 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 13 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 13 jam lalu

Revolusi Mental Pegawai Sipil Pemerintah …

Herry B Sancoko | 17 jam lalu

Misteri Matinya Ketua DPRD Karawang …

Heddy Yusuf | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: