Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Primata Euroasia

Try not to become a man of success, but rather try to become a man selengkapnya

Ups, TV One Keceplosan Bilang “Golkar-nya Gak Usah Disebut” Saat Breaking News

REP | 10 October 2013 | 01:12 Dibaca: 3424   Komentar: 8   4

Kasus penangkapan tangan ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar memang terus menggelinding. Hampir semua media ramai memberitakannya. Akil Mohtar, tertangkap tangan bersama anggota DPR dari Fraksi Golkar Chairun Nisa terkait suap kasus putusan MK terhadap gugatan pilkada kabupaten Gunung Mas.

Saat penangkapan terjadi, beberapa televisi, khususnya televisi berita langsung membuat segmen breaking news. Metro TV berulangkali menyiarkan breaking news terhadap kasus ini. Begitu pula dengan TV One yang dimiliki oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Jika Metro TV berani secara terus terang menyebut salah satu yang tertangkap adalah anggota DPR dari Golkar, lain halnya dengan TV One. Redaksi TV One tidak berani menyebutkan anggota DPR yang tertangkap berasal dari partai Golkar.

Kejadian ini ternyata terekam dalam rekaman breaking news TV One di tanggal 2 Oktober lalu. Saat siaran live, terjadi percakapan antara reporter dengan salah seorang redaktur, yang untungnya malah ikut terekam dalam siaran langsung tersebut. Dalam video “Breaking News” berdurasi 14 detik ini, percakapan antara reporter dan orang redaksi yang menyebut “Golkar-nya gak usah disebut” terekam pada menit ke 8.34.

Sungguh ruang redaksi terkait dengan pemberitaan publik pun sudah di setting untuk kepentingan politik.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Emak, Emang Enak Nunggu Kereta Sambil …

Masluh Jamil | | 27 November 2014 | 05:41

BBM Naik, Pelayanan SPBU Pertamina …

Jonatan Sara | | 27 November 2014 | 01:16

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Munas Golkar Tak Diijinkan di Bali Pindah …

Akhmad Sujadi | | 27 November 2014 | 00:00

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 3 jam lalu

Menteri Dalam Negeri dan Menko Polhukam …

Hendi Setiawan | 12 jam lalu

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI …

Abdul Adzim | 12 jam lalu

Kisruh di Partai Golkar, KMP Pun Terancam …

Adjat R. Sudradjat | 12 jam lalu

Riedl: Kekalahan Dari Filipina Buah Dari …

Hery | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: