Back to Kompasiana
Artikel

Mainstream Media

Febrialdi

saya bapak dari dua orang anak yang bekerja di QATAR DUTY FREE(QATAR AIRWAYS),saya bisa juga selengkapnya

Jilbab Hitam Bikin Kompasiana Jadi Berita Terpopuler Tempo

REP | 13 November 2013 | 05:44 Dibaca: 5686   Komentar: 65   28

138429000347505218

jilbab hitam jadi berita populer di tempo

Tulisan atas nama akun Jilbab hitam kemaren di kompasiana  yang berjudul “Tempo Dan Kata Data Memeras Bank Mandiri Dalam Kasus SKK Migas” telah membuat tempo sampai menurunkan lima tulisan sebagai berita terpopuler harian untuk membantah dan menyatakan tulisan yang di buat dikompasiana itu tidak benar dan provokatif.

Suhu Kompasiana Kang Pepih Nugraha sampai turun tangan untuk menjelaskan pada tempo bahwa tulisan itu sudah dicabut,namun akunnya masih tetap ada.Pepih Nugraha sempat berkomentar pada tulisan itu sebelum dihapus,tapi tidak ada tanggapan.Menurut Pepih akun ini tidak punya itikad baik,karena juga baru bergabung kemaren dengan satu tulisan dan identitasnya tidak jelas.Akun jilbab hitam ini dalam profilnya mengaku eks wartawan tempo.

Adapun judul berita yang jadi terpopuler di tempo.co ada lima tulisan mengenai jilbab hitam yaitu

Ini Kejanggalan Tuduhan Jilbab Hitam pada Tempo

Dituding Peras Mandiri, Ini Jawaban Tempo

Mandiri Ungkap Kebohongan Jilbab Hitam

BHM: Penulis di Kompasiana Bukan Jebolan Tempo

Kompasiana: Tulisan Jilbab Hitam Provokatif

Kompasiana sebagai jurnalis warga keberadaannya cukup berpengaruh signifikan dalam lalulalang dunia informasi  dan cukup diperhitungkan juga.Ini terbukti tempo.com sampai menurunkan lima tulisan sekaligus dalam menangkal sebuah berita  yang diposting oleh akun baru.Terlepas apa yang ditulis oleh akun jilbab hitam itu benar atau tidak,sebetulnya tempo.com bisa memberikan hak jawabnya langsung melalui sebuah tulisan di kompasiana ini,sebagai mana yang disarankan oleh Pepih Nugraha.

Menurut saya sebetulnya tempo.com tidak perlu sampai menurunkan lima artikel sekaligus dalam membantah tulisan itu,apalagi oleh akun yang identitasnya tidak jelas.Sepertinya tempo.com terlalu takut juga tulisan itu bisa mempengaruhi opini masyarakat luas.Tempo selama ini dikenal sebagai media yang paling sering mengungkap berbagai kasus penyelewengan yang terjadi dalam tanah air.

Sekarang giliran tempo.com yang merasa kebakaran jenggot dengan penulis warga kompasiana yang masih tergolong kacangan dibanding dengan tempo.co yang sudah punya nama besar dalam dunia jurnalis di tanah air.Salam kompasiana.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 6 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 9 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 11 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 11 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Perempuan Berkabut Musim …

Budhi Wiryawan | 7 jam lalu

Kado Berwarna Biru Dari Alex …

Agustina | 7 jam lalu

Cerita dari Kotamobagu, Kota Terkecil di …

Ferdinand Mokodompi... | 7 jam lalu

Rakyat Miskin Tidak Boleh Sakit …

Emilia . | 8 jam lalu

Tak Ada Tionghoa Kristen atau Islam, Semua …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: