Artikel

New Media

Dwiki Setiyawan

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Hidup ini laksana air mengalir dari celah-celah bebatuan di lereng pegunungan. Ikut saja ke mana arusnya. Kita hanya mampu berserah diri. Bahwa hidup, sebagaimana perkawinan dan kematian... adalah suatu misteri abadi. http://dwikisetiyawan.wordpress.com

KMail


OPINI | 20 November 2010 | 16:26 Dibaca: 422   Komentar: 8   Nihil

Kompasiana Mail atau KMail, ini barangkali salah satu layanan yang perlu dipikirkan dan direalisasikan admin blog Kompasiana. Memang, dengan fitur-fitur yang tersedia saat ini (baik yang sudah bisa digunakan maupun belum) dalam rangka ulang tahun Kompasiana ke-2, nampaknya sudah membuat puas anggotanya. Bagi saya, itu tidak cukup. Diperlukan adanya  inovasi baru bukan saja ia menjawab kebutuhan anggota saat ini, namun juga guna mengejawantahkan konsep konvergensi media sosial.

Sebuah media sosial yang sanggup melakukan konvergensi, maka pada gilirannya ia akan mampu bertahan dalam segala medan dan cuaca. Tidak peduli dengan perubahan-perubahan yang terjadi di luarnya. Dengan konvergensi itu sendiri, hakekatnya sebuah media sosial –semacam Kompasiana ini– terus menerus beradaptasi dengan lingkungannya. Baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Menyediakan fasilitas surat elektronik (email) pada setiap akun yang dimiliki kompasianer, saya rasa salah satu upaya konvergensi itu sendiri.

Seberapa pentingkah sebuah akun email —dalam hal ini Kompasiana Mail atau KMail– bagi kompasianer? Bukankah sudah ada fasilitas berkirim pesan di fitur Kompasiana? Apabila pertanyaan itu mengemuka, sama saja saya balik dengan pertanyaan serupa yang kini menggelayut di mata Facebooker. Sudah cukup lengkap fasilitas-fasilitas yang disematkan pada laman Facebook, mengapa petinggi Facebook menggagas FacebookMail?  Hal yang membuat admin GMail (fasilitas surat elektronik dari Google) kebakaran jenggot.

Salah satu jawabannya terletak pada data penggguna. Dengan data pengguna yang dimilikinya, admin sebuah situs media sosial dapat melakukan apa saja terhadap pengguna tergantung kebutuhan dan motifnya.  Baik samar-samar maupun langsung ke sasaran. Bagi kita di Kompasiana, data pengguna inilah yang dapat digunakan untuk senantiasa memanjakan kebutuhan-kebutuhan anggotanya. Hal ini dari sisi admin situs media sosial.

Sementara dari sisi Kompasianer, integrasi email dengan login ke situs Kompasiana diharapkan memudahkan untuk mengakses situs ini. Dengan adanya Kompasiana Mail atau KMail, mengirim suatu tautan  (tulisan baru di Kompasiana) ke puluhan atau ratusan email dapat dilakukan dalam waktu sekejab. Bandingkan dengan mengklik satu per satu akun kompasianer dan mengirimkan tautan lewat fitur kirim pesan.

Kita juga bisa mengelola tulisan-tulisan sendiri dan juga milik Kompasianer lain dengan fasilitas folder yang sudah jamak di fitur email. Juga mengelola foto, video dan sebagainya. Atau barangkali mengirim tulisan baru lewat akun KMail. Pendek kata dengan adanya fasilitas Kompasiana Mail atau KMail, segala hal yang berhubungan dengan hal ikhwal Kompasiana dapat dilakukan hanya lewat satu jalur (one stop services).

***

Hal lain yang  jauh lebih penting pula, nampaknya kita di Indonesia memerlukan suatu layanan surat elektronik berciri lokal khas Indonesia. Sejauh ini layanan-layanan email lokal timbul tenggelam, dan pasti kalah dengan layanan email manca negara. Suatu layanan email mungkin berdomain or.id, tapi tetap saja dengan selera asing, bukan?

Apakah admin Kompasiana dapat mewujudkan gagasan Kompasiana Mail atau KMail yang saya gulirkan ini? Kita tunggu saja….

*****

Kota Bunga Cipanas, 20 November 2010

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: