Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Nuel Sembiring

Seorang Mahasiswa Jurusan S1 Psikologi di UPI YAI. Jakarta Pusat

Pengertian Bakat & Tes Bakat

REP | 22 June 2011 | 19:11 Dibaca: 5863   Komentar: 0   0

PENGERTIAN BAKAT & TES BAKAT

( PSIKOLOGI )

Oleh : Immanuel Sembiring

Bakat (Inggris) èaptitude” atau “talent”

· Kapasitas seseorang untuk menguasai suatu pengetahuan khusus (dengan latihan), ketrampilan atau serangkaian respon yang terorganisisir.

Contoh :

1. Kemampuan berbicara bahasa inggris

2. Kemampuan musical

3. Kemampuan mengerjakan tugas-tugas mekanik

· Kemampuan yang lebih menonjol atau istimewa daripada yang lain

( mudah & komunikatif )

Contoh :

1. Lili mempunyai bakat bahasa inggris, ia senang bahasa tersebut serta sangat cepat & mudah mempelajarinya sehingga cakap baik lisan maupun tertulis, disekolahpun nilainya tertinggi.

Dalam genetika manusia anak mewarisi gen” orang tuanya atau nenek moyangnya, sebab bakat tidak selalu menurun langsung

tetapi dapat berselang generasi.

Sesuai dengan prinsip perbedaan individual maka tiap anak akan mempunyai bakat sendiri” (pembawaan) dan bakat tidak sama dengan kecerdasan, tetapi kecerdasan menjadi dasar untuk berkembangnya bakat.

Dengan kata lain : Kecerdasan dipandang sebagai factor umum

Bakat merupakan factor khusus

Bakat seseorang dapat diukur dengan TES BAKAT.

Oki tes bakat adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan potensial seseorang dalam satu jenis aktivitas khusus & dalam rentang tertentu.

Tes bakat :

1. Tes kamampuan khusus

2. Tes perbedaan individual

3. Tes yang terpisah ( separated tes )

4. Tes kekuatan kemampuan ( power ability tes)

5. Differential aptitude testing

Bakat merupakan salah stu wujud dari kemampuan manusia yang sangat menonjol dibandingkan kemampuan” lainnya. Perkembangannya dipengaruhi factor internal & eksternal (lingkungan).

Contoh : Factor kematangan fisik

Factor biologis

Peningkatan kualitas ketrampilan fisik

Kematangan juga terjadi dalam segi mental psikologis, artinya ; Semakin orang tersebut dapat mencapai kematangan fisik & mental maka bakatnya juga akan mengalami perkembangan

Contoh :

Bakat menyanyi seorang gadis kecil, semakin bertambah umur, bertambah besar badan, plus pengaruh pendidikan serta pengalaman maka bakat menyanyinya juga akan berkembang.

Lingkungan & pengalaman juga mempengaruhi perkembangan bakat seseorang, seperti ;

Contoh :

Daerah” tertentu yang banyak menghasilkan bahan” kayu untuk patung/ukiran, maka bakat memahat/mengukir juga akan berkembang.

BEBERAPA MACAM TES BAKAT

1. DAT

Differential Aptitude Test

Merupakan salah satu seri tes yang paling banyak di pakai dalam bidang pendidikan & Vokasional (pekerjaan). Pertama kali terbit tahun 1947, 1963 & 1973 Penyusunnya : G. Bennett, H.G. Seashore

A.G. Wesman dari USA

Dasar Teori :

Memakai teori klp factor kecerdasaan model PMA at kemampuan mental primer dari Thurstone.

Sub tes-nya ada 8 macam, masing” dapat berdiri sendiri sehingga dapat dipakai secara terpisah.

1. VR – verbal reasoning

2. NA – numerical ability

3. AR – abstract reasoning

4. CSA – clerical speed & accuracy

5. MR – mechanical reasoning

6. Space relations

7. Language usage I – spelling ability

8. Language usage II – grammar ability

Seri tes pada DAT berupa tes bakat atau power test kecuali sub clerical speed & accuracy.

2. GATB

General Aptitude Test Battery

Dikembangkan oleh The United State Employment Services ( USES ) tahun 1947 & 1968, bimbingan kerja karyawan.

Mencakup 12 tes yang menghasilkan 9 faktor yaitu :

1. G – general learning ability

Kosa kata, penalaran aritmatika, ruang 3 dimensi

2. V – verbal aptitude

Kosa kata, memilih 2 kata yang mempunyai arti sama/berlawanan.

3. N – numerical aptitude

Komputasi (perhitungan) & penalaran aritmatika

4. S – spatial aptitude

Kemampuan memahami gambar 2 dimensi yang mewakili objek 3 dimensi atau visualisasi pengaruh gerakan dalam 3 dimensi.

5. P – form perception

Mencocokan gambar alat” yang identik serta bentuk” geometric

6. Q – clerical perception

Mirip dengan P tetapi menuntut mencocokan nama

7. K – motor coordination

Membuat tanda tertentu menggunakan pensil pada sederet bujur sangkar.

8. F – finger dexterity

Memasang keeling & membongkar cincin/mur

9. M – manual dexterity

Memindah & membalikkan pasak” kecil dalam papan

12 Macam sub tesnya adalah :

1. Tes perbandingan nama (name comparison)

2. Tes komputasi (perhit)

3. Tes tiga dimensi (three dimentional space)

4. Tes perbendaharaan kata (vocabulary)

5. Tes memasangkan alat (tool matching)

6. Tes arithmatik

7. Tes memasangkan bentuk (form matching)

8. Tes membuat tanda (mark making)

9. Tes meletakkan (place test)

10. Tes membalik (turn test)

11. Tes merakit (assemble)

12. Tes mengurai (dissemble)

12 sub tes diatas dibagi lagi dalam 2 kelompok tes :

1. No 1 s/d 8 adalah tes verbal atau tes paper & pensil yang mana penyajiaanya harus urut

2. No 9 s/d 12 adalah tes perform atau non paper & pencil test yang dapat diberikan sesudah/sebelum tes verbal.

3. FACT

Flanagan Aptitude Classification Test

Diciptakan J.C. Flanagan (USA) Mengukur kecakapan kerja, Membantu menentukan kemampuan kerja yang dimiliki.

Mencakup 14 atau 16 sub tes yang terdiri dari :

1. Tes inspeksi

Mengukur kemampuan melihat kekurangan pada gambar objek/serangkaian artikel.

2. Tes coding

Mengukur kecepatan & ketepatan dalam pemberian kode atas informasi khusus perkantoran

4. Tes memory

Mengukur kemampuan mengingat/menyebutkan kode yang sudah di berikan

5. Tes assembly

Mengukur kemampuan melihat sejumlah objek yang terpisah”

6. Tes skala

Mengukur kecepatan & ketepatan dalam membaca skala, grafik, peta

7. Tes koordinasi

Mengukur kemampuan koordinasi gerakan tangan & lengan

8. Tes judgement & comprehension

Mengukur kemampuan membaca dengan pemahaman, penalaran serta mengambil keputusan secara tepat dalam situasi praktis.

9. Tes aritmatika

Mengukur kecakapan berhitung + - : /

10. Tes pola

Mengukur kemampuan membuat pola” sederhana secara tepat & teliti

11. Tes table

Mengukur kemampuan membaca table secara tepat & akurat

12. Tes komponen

Mengukur kemampuan untuk mengidentifikasi bagian” dari suatu komponen

13. Tes mekanik

Mengukur kemampuan memahami prinsip” mekanik & menganilis gerakanya.

14. Tes ekspresi

Mengukur kemampuan komunikasi ide” dalam tulisan & percakapan

15. Tes kecerdikan

Mengukur kemampuan untuk berkreasi dalam mengamati suatu masalah

16. Tes kesiagaan

Mengukur kemampuan untuk menguasai situasi & mengambil tindakan yang diperlukan.

Tes FACT juga dapat dipakai untuk mengatur penempatan subjek pada pekerjaan atau jabatan tertentu seperti :

a. Akuntan … subtes 2, 3,8, 9 & 12

b. Insinyur/arsitek … subtes 5, 6, 8, 10, 11, & 13

c. Juru rawat … subtes 3, 6, 8

d. Pilot … subtes 1, 5, 6, 7, 8, 11, 13

e. Psikolog … subtes 8 & 14.

1. SKALA MINAT

( KUDER PREFERENCE RECORD )

Edisi I th 1939, II 1948

Melihat kecenderungan subjek terhadap suatu pekerjaan

(mengungkap 10 bidang pekerjaan)

1. Out door

Berkaitan dengan pekerjaan diluar (lapangan)

2. Mechanical

Berkaitan dengan pekerjaan yang menggunakan mesin & alat

3. Computational

Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kemampuan beroprasi dengan angka.

4. Scientific

Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut penemuan baru/pemecahan masalah.

5. Persuasive

Berkaitan dengan pekerjaan yang benyak melibatkan hubungan dengan orang.

6. Artistic

Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kreativitas sendiri dengan menggunakan ketepatan pandangan mata.

7. Literary

Berkaitan dengan pekerjaan membaca & menulis

8. Musical

Berkaitan dengan pekerjaan yang menyangkut musik

9. Social service

Berkaitan dengan pekerjaan membantu orang

10.Clerical

Berkaitan dengan pekerjaan kantor yang menuntut ketelitian & ketepatan.

5. TKD

Tes Kemampuan Differensial

Suatu rangkaian tes yang dapat digunakan untuk seleksi calon karyawan maupun seleksi calon mahasiswa. Sebelum tahun 1981 populer dengan nama Tintum 69” ( Tes Intelegensi Umum tahun 1969 )

Tes ini disusun berdasarkan teori Multiple – factor dari Thurstone dengan menggunakan 7 kemampuan mental primer yang terdiri dari :

V verbal comprehension

W word fluency

N number

S space

M associative memory

P perceptual speed

I/R induction atau general reasoning

Namun di dasari pertimbangan praktis maka tes ini hanya mengukur 5 faktor saja yaitu :

V verbal comprehension

N number

S space

P perceptual speed

I/R induction atau general reasoning

Administrasi tes dilakukan secara klasikal

Waktu pelaksanaan 66 menit

Material tes terdiri dari :

1. buku persoalan

2. lembar jawaban

3. petunjuk praktis (manual)

4. kunci jawaban TKD

Mencakup 10 sub tes yang meliputi :

Persoalan

Nama Tes

Waktu

Jumlah

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Comprehension

Information

Analogi verbal

Pernyataan

Arithmatika

Deret angka

Melengkapi kalimat

Mencari ketidak samaan

Menyusun potongan gambar

Membedakan antara 2 gambar

10

7

5

3

7

10

6

5

6

7

10

40

40

20

20

30

20

20

20

80

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | | 23 November 2014 | 11:02

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 6 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 14 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | 9 jam lalu

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 9 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 9 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 9 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: