
Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Saran Pena Kawan
Dibaca: 85
Komentar: 20
1 dari 2 Kompasianer menilai inspiratif

Ter dokumentasi sajalah
Pilihan saya yang paling realis dalam menulis di kompasiana terhadap opsi HL, Terrekomendasi, Teraktual dan Terdokumentasi adalah Terdokumentasi. Kenapa demikian ?. Jawabannya sederhana saja, karena setiap anda posting tulisan ke kompasiana, tulisan itu sudah pasti tercatat alias terdokumentasi. Tidak ada pihak lain yang bisa menahan, menganggu, menetapkan serta menghambat atau upaya lainnya yang menjadikan tulisan anda itu terdokumentasi abadi di dunia maya.
HL dan teman temannya itu tergantung kepada (kualitas?) tulisan anda sendiri serta mungkin ada sedikit peran budi baik admin. Ketergantungan terhadap sesuatu tidak enak, seperti ketergantungan terhadap narkoba. Daripada mengharapkan HL yang tak kunjung datang sehingga bisa jadi menurunkan motivasi menulis, lebih baik dari sekarang anda mengubah visi dan misi menjadi kan posting terdokumentasi (sementara). Bagi saya pribadi posting terdokumentasi saja sudah merupakan prestasi, karena mengirim tulisan ke media catak nasional seperti pungguk menrindukan bulan ketika mengharapkan tulisan dimuat di koran.
Seperti kita ketahui yang tercantum di halaman muka kompasiana adalah Head line, high light, terrekomendasi, teraktual, terinspiratif, bermanfaat, menarik, sedangkan kosakata terdokumentasi tidak tertulis disana. Terdokumentasi secara harfiah hanya ada di profil anda sendiri dan sebentar nongol di Tulisan Terbaru serta di dashboard teman. Jadi inilah kelebihan kompasiana yang tidak pernah menolak posting kecuali yang bersifat SARA dan Pornografi.
Terdokumentasi itulah antara lain motivasi saya untuk setiap hari menulis di kompasiana. Reportase, opini dan puisi yang dikirim ke kompasiana akan menjadi saksi abadi bukti keberadaan kita di dunia fana ini. Kemudian jangan anggap sepele tanggapan yang kita berikan ke posting teman. Ternyata tanggapan itupun terdokumentasi, lihat saja ketika Dr Posma menerbitkan buku tentang Kedokteran hasil kumpulan postingnya kompasiana. Dokter lulusan Universitas Sriwijaya ini menyertakan tanggapan kompasianer di dalam bukunya. Tulisan di kompasiana berbeda dengan tulisan di media cetak Tulisan kita disini memiliki ROH. ROH ITU ADA DI TANGGAPAN, TULISAN ITU MENJADI HIDUP.
Durasi oh durasi
Terus terang saya jarang mendapatkan HL, paling sebulan sekali atau lebih sedikit. Di Highligh nongol seminggu sekali, sedangkandi Teraktual bisa dihitung dengan jari. Nah beberapa hari lalu salah satu tulisan saya bertajuk rhoma-irama-dan-narkoba bercokol di kontent Terakual. Alhamdulillah. Menurut hemat saya penempatan posting di teraktual adalah kerja mesin. Sistem engine kompasiana secara otomatis menempatkan posting yang terbanyak dibaca ke konten teraktual (benar ka begitu admin ?)
Berdasarkan analisa setelah memplototi halaman muka kompasiana seharian, ternyata durasi teraktual dan terrekomendasi lebih lama dibandingkan tulisan yang menjadi HL. HL telah berganti judul 3- 4 kali, namun posting yang terpampang di aktual masih saja belum tergusur. HL tergantung admin, bisa jadi hanya 1 jam ada di halaman muka kemudia apabila ada tulisan yang lebih bagus, HL berganti judul. Sementara posting yang ada di terakual atau di terrekomendasi lebih lama bertahan di halaman muka, bahkan bisa seharian.
Semakin lama tulisan itu ada halaman muka kompasiana, maka semakin besar judul tulisan itu dibaca orang. Kalaulah judul menarik atau bikin penasaran besar kemungkinan tulisan itu akan di klik untuk dibaca sekilas. Selanjutnya bila tulisan itu menggugah, maka si pembaca akan membaca habis naskah dan tak lupa meninggalkan jejak dengan memberikan tanggapan. Rating tulisan anda akan bertambah dan bertambah bila tulisan itu lebih lama bercokol di halaman muka.
Adalah Nasib, apabila tulisan kita tidak termasuk dalam kategori ter ter ter, maka posting tersebut hanya tampil sejenak di tulisan terbaru. Kemudian dalam hitungan menit posting itu akan terdesak turun kebawah oleh derasnya tulisan yang masuk , sehingga tulisan akhirnya anda lenyap seketika di halaman muka. Resikonya kompasianer yang melihat judul posting anda apalagi membaca semakin kecil peluangnya. Kiat agar tuliasan banayk ditanggapai adalah dengan memparbanyak teman, karena dengan banyaknya teman dikomapsiana, maka posting anda sudah pasti nagkring di dashboard teman yang sudah di add.
have a nice weekend
salam salaman