Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Amalludin

Saya Ketua RT sejak usia 24 tahun s.d. sekarang,membawahi +-400 jiwa,pendidikan ,bekerja,keahlian organisasi,HUMOR,menolong janda muda.. email selengkapnya

Inilah Jagoan / Preman* di Jakarta Yang Ditakuti

REP | 24 February 2012 | 07:19 Dibaca: 22868   Komentar: 58   18

Siapa tak kenal Hercules Penguasa Tanah Abang Jakarta Pusat, yang identik dengan Premanisme atau kekerasan,Namun dalam perjalananya Hercules dikalahkan oleh Kelompok Betawi yaitu Bang UCU Kambing pada tahun 1996

Dalam perkembangannya begitu banyak Kelompok Jagoan* mendirikan suatu organisasi yang biasanya bertugas dalam penagihan,debtcolector,seperti pada Hercules berjoin dengan  Yorrys Raweyai ketua Umum Pemuda Pancasila tahun 2000 yang beranggotak yangmerupakan teman atau sekongkol dengan Hercules dalam perjalananya membuka menjual jasa pengamanan lahan, penagihan, dan penjaga keamanan. Ordernya diterima dari perusahaan resmi.

Kemudian adalagi Kelompok dari BASRI SANGAJI yang juga  sempat meramaikan Kelompok jagoan di Jakarta,sayangnya terbunuh dalam penyerangan antar kelompok pada tahun 2000 dan dilanjutkan oleh JAMAL.

Adalagi ZAKARIA SABON preman yang terkenal sadis karena pernah memutilasi,membunuh lawan lawanya.

Yang ter anyar KELOMPOK JHON KEI atau JHON REFRA atau dikenal dengan PEMUDA KEI bergerak di jasa pengamanan dan penagihan utang serta jasa pengamanan tempat hiburan, pembebasan lahan, dan lahan parkir.tapi yang terbaru diberitakan ternyata banyak juga kasus kriminalnya.

adalagi Pesaing beratnya yaitu KELOMPOK Thalib Makarim asal Nusa Tenggara Timur ini menguasai menguasai pusat hiburan elite , pasar di Blok M dan Melawai pun dikuasainya.

Dua kelompok ini sering bentrok seperti Pada 4 April 2010, terjadi bentrokan antara kelompok Kei dan kelompok Flores. Pertumpahan darah mengakibatkan dua anggota kelompok Kei tewas.

Belum lagi Kelompok mengatasnamakan Kedaerahan yang juga sering Bentrok.

Memang Mereka tidak mau dikatakan Preman , tapi perjalanan kelompok mereka telah mengusik ketentraman warga Jakarta, dan anehnya Kelompok ini sudah lama bersemayam diJakarta, malah Polisi sebagai penegak hukum seperti tak berkutik dibuatnya.

Kita Merindukan POLISI yang BERANI dengan KELOMPK jangan Cuma Berani sama Supir atau Pengendara saja.

Demikian reportase pa RT sekitar Kelompok di Jakarta

INGAT KEJAHATAN BUKAN KARENA NIAT TAPI KARENA KESEMPATAN..

preman baru jadi…

TTd

Ketua RT

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 7 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 9 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 10 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 11 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: