Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Amalludin

2015 siap protes dan senyum saja

Inilah Jagoan / Preman* di Jakarta Yang Ditakuti

REP | 24 February 2012 | 07:19 Dibaca: 25243   Komentar: 58   18

Siapa tak kenal Hercules Penguasa Tanah Abang Jakarta Pusat, yang identik dengan Premanisme atau kekerasan,Namun dalam perjalananya Hercules dikalahkan oleh Kelompok Betawi yaitu Bang UCU Kambing pada tahun 1996

Dalam perkembangannya begitu banyak Kelompok Jagoan* mendirikan suatu organisasi yang biasanya bertugas dalam penagihan,debtcolector,seperti pada Hercules berjoin dengan  Yorrys Raweyai ketua Umum Pemuda Pancasila tahun 2000 yang beranggotak yangmerupakan teman atau sekongkol dengan Hercules dalam perjalananya membuka menjual jasa pengamanan lahan, penagihan, dan penjaga keamanan. Ordernya diterima dari perusahaan resmi.

Kemudian adalagi Kelompok dari BASRI SANGAJI yang juga  sempat meramaikan Kelompok jagoan di Jakarta,sayangnya terbunuh dalam penyerangan antar kelompok pada tahun 2000 dan dilanjutkan oleh JAMAL.

Adalagi ZAKARIA SABON preman yang terkenal sadis karena pernah memutilasi,membunuh lawan lawanya.

Yang ter anyar KELOMPOK JHON KEI atau JHON REFRA atau dikenal dengan PEMUDA KEI bergerak di jasa pengamanan dan penagihan utang serta jasa pengamanan tempat hiburan, pembebasan lahan, dan lahan parkir.tapi yang terbaru diberitakan ternyata banyak juga kasus kriminalnya.

adalagi Pesaing beratnya yaitu KELOMPOK Thalib Makarim asal Nusa Tenggara Timur ini menguasai menguasai pusat hiburan elite , pasar di Blok M dan Melawai pun dikuasainya.

Dua kelompok ini sering bentrok seperti Pada 4 April 2010, terjadi bentrokan antara kelompok Kei dan kelompok Flores. Pertumpahan darah mengakibatkan dua anggota kelompok Kei tewas.

Belum lagi Kelompok mengatasnamakan Kedaerahan yang juga sering Bentrok.

Memang Mereka tidak mau dikatakan Preman , tapi perjalanan kelompok mereka telah mengusik ketentraman warga Jakarta, dan anehnya Kelompok ini sudah lama bersemayam diJakarta, malah Polisi sebagai penegak hukum seperti tak berkutik dibuatnya.

Kita Merindukan POLISI yang BERANI dengan KELOMPK jangan Cuma Berani sama Supir atau Pengendara saja.

Demikian reportase pa RT sekitar Kelompok di Jakarta

INGAT KEJAHATAN BUKAN KARENA NIAT TAPI KARENA KESEMPATAN..

preman baru jadi…

TTd

Ketua RT

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Serunya Travelling dengan Menumpang …

Putu Teguh Satria A... | | 18 April 2015 | 16:30

Ini 5 Signal Penting Latihan Panjat Tebing …

Den Bhaghoese | | 18 April 2015 | 20:17

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Bumi Makin Panas …

Johanis Malingkas | | 18 April 2015 | 19:53

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Membully Gibran, Jokowi Haters Blunder Besar …

Hanny Setiawan | 6 jam lalu

PSSI, Persatuan Sepakbola Seluruh …

Reno Dwiheryana | 6 jam lalu

Jokowi akan Mengganti Ridwan Kamil? …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Menpora Batal Hadiri KLB PSSI di Surabaya …

Hery | 11 jam lalu

Kongres Luar Biasa, Netizen Serukan Menpora …

Hasto Suprayogo | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: