Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Ridwan Hanif Rahmadi Gunadi

Mahasiswa ilmu Perpustakaan dan Informasi, Blogger, Internet Marketer, tertarik dengan dunia disabilitas dan otomotif. Follow selengkapnya

Mengapa Trio Macan Menghapus Tweet Tentang Fauzi Bowo

REP | 29 July 2012 | 21:38 Dibaca: 3209   Komentar: 11   0

Semenjak kedatangan akun anonim Benny Israel yang memunculkan kasus-kasus korupsi dan intelejen lewat Twitter. Dunia linimasa Twitter semakin seru, dan saya pun rajin menikmati kicauan akun-akun anonim. Setelah Benny Israel tidak begitu aktif lagi di dunia perkicauan, tiba-tiba hadirlah Trio Macan 2000 yang mengatasnamakan dirinya Ade Ayu Sasmita. Dibandingkan dengan akun anonim lainnya, Trio Macan ini memang paling bawel, hampir setiap menit linimasa saya selalu penuh dengan kicauannya.

Pertama kali saya mengenalnya, saya nggak ambil pusing mengenai kebenaran fakta yang disampaikan oleh Trio Macan. Sampai akhirnya dia memberikan kultweet tentang kebusukan orang yang sempat menjadi idola saya Sandiaga Uno pada waktu itu, ya Sandiaga Uno merupakan sosok muda dan cerdas menurut saya. Tapi akhirnya Trio Macan menunjukan sisi gelap mengenai dirinya yang menipu Pertamina dan Edward. Setelah saya crosscheck kebenaran nomor LP yang disampaikannya di Twitter, ternyata benar LP tersebut benar kebenarannya. Dalam hati saya, saya semakin percaya terhadap isi tweet Trio Macan yang ia kicaukan di linimasa.

Setiap kultweet yang ia sampaikan di lini masa, selalu bermuara pada rangkuman dalam chripstory. Lalu link menuju rangkuman tersebut ia berikan favorite sehingga siapa saja bisa melihatnya di Tweet Favorite Trio Macan.

Memang akun ini kontroversial, banyak yang memusuhinya ketika ia membela Anas Urbaningrum. Tapi buat saya tidak masalah pada saat itu karena saya masih melihat ada sudut pandang lain. Nah, setelah kekalahan Fauzi Bowo pada periode pertama ini saya mulai curiga dengan akun Trio Macan ini.

Sebelum pemilihan pilkada putaran pertama, akun Trio Macan gencar sekali membeberkan kasus korupsi dan dosa-dosa Fauzi Bowo selam ia menjabat menjadi Gubernur, juga sudut pandangnya mengenai calon-calon lain. Saya ingat betul bagaimana ia berkesimpulan di lini masanya ia akan memilih satu diantara Hidayat Nurwahid atau Joko Widodo.

Seperti menjilat ludah sendiri, tiba-tiba setelah putaran pertama pasangan Fauzi Bowo kalah pada putaran pertama, Trio macan justru berubah haluan dan menjelek-jelekan Jokowi-Ahok, terutama figur Ahok yang menurutnya cacat politik itu. Dimulai dengan sisi positifnya jika Fauzi Bowo terpilih kembali menjadi gubernur dengan alasan agar pemberitaannya berimbang.

Ok, pada saat itu saya mengiyakan saja bahwa setiap pasangan ada negatif dan positifnya, dan Fauzi bowo pasti ada sisi positifnya juga kan? Lalu Trio Macan melanjutkan dengan kultweet kekurangan pasangan Jokowi-Ahok, bahkan nyerempet-nyerempet ke korupsi Ahok.

Sudah menjadi kebiasaan saya yang tidak selalu online di depan Twitter 24 jam sehingga saya kerap kali membuka Tweet Favorite Trio Macan mengenai rangkuman tweetnya. Nah dari sini muncullah kecurigaan saya akan Trio Macan yang sepertinya membela kepentingan pasangan Fauzi Bowo.

Trio Macan dengan sengaja menghilangkan rangkuman Tweet mengenai korupsi dan kejelekan Fauzi Bowo dalam Favorite Tweetnya. Lucu! Padahal dulu Trio Macan seringkali membicarakan tentang Fauzi Bowo dan keterkaitannya terhadap Hartati M.P. sehingga terlihat betapa bencinya akun Trio Macan terhadap Fauzi Bowo. Semenjak itu saya semakin curiga ada apa kaitan antara Trio Macan dan Fauzi Bowo? Mengapa kultweetnya dihapus?

Saya sudah berkali-kali memberikan mention terhadap akun Trio Macan melalui account Twitter saya @ridwanhr : “mengapa kultweet tentang Fauzi Bowo dihapus dari favorite?” namun tidak ada tanggapan sama sekali, padahal dulu kalau saya bertanya sesuatu sering dijawab olehnya. Kalau misalkan Jokowi-Ahok memiliki kecacatan begitupula dengan Fauzi Bowo, mengapa saat ia menjelek-jelekan Jokowi-Ahok tweet tentang Fauzi Bowo ia hapus dari favorite? Pantas dong kalau saya curiga ada apa dengan Trio Macan?

Nah, semenjak itu kebencian Trio Macan terhadap Jokowi-Ahok semakin meradang dan mulai memuja-muja Nachrowi Ramli pasangan cawagub Fauzi Bowo. Bahkan ia cenderung terlalu Suudzon terhadap Jokowi hingga berkata bahwa Jokowi Umrah hanya untuk mengambil hati rakyat yang meragukan keislamannya. Juga pabrik mebelnya yang terbakar justru ia tanggapi dengan sinis: “Kalau tidak bisa melindungi pabriknya sendiri di Solo, bagaimana mau melindungi DKI Jakarta?”. Ini sangat tidak etis disaat seseorang mengalami bencana justru ia malah menyindir keras seperti itu.

Karena Tweet Trio Macan yang semakin tidak mutu, saya semakin tidak simpati kepada akun Trio Macan. Padahal pertama kali saya berharap banyak bahwa akun anonim ini dapat mencerahkan kita semua terhadap kasus-kasus korupsi agar kita semakin kritis terhadap pemberitaan dan praktik korupsi yang terjadi di negara ini.

Tulisan ini juga dapat dilihat di website pribadi saya

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 7 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 9 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 9 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Cerpenku : Setrika Antik Ibu Mertuaku …

Dewi Sumardi | 8 jam lalu

Menemanimu Diruang Persalinan …

Toras Lubis | 8 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 8 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 8 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: