Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Rahmat El Azzam

Blogger | Citizen Journalist | Mobile App Developer| Work at @LPDP_RI | http://rahmathidayatuloh.blogspot.com/

Mengenal Situs PKS Piyungan, Media Warga “Ndeso” yang Tembus Top 500 Sites Indonesia

REP | 13 March 2013 | 07:01 Dibaca: 6645   Komentar: 71   38

“Engkau tak mendapatkan rahasia perjuangan dari buku-buku dan kata orang, tapi dari pahit getir perjuangan”

Kutipan di atas tersemat pada bio twitter admin PKS Piyungan, akun yang nyaris online 24 jam berbagi informasi mengenai PKS. Sebagai pengamat saya memang belum lama mengenal situs PKS Piyungan. Saya baru tahu situs ini pada awal April 2011. Pada saat itu sedang gencar-gencarnya pemberitaan di media massa terkait kasus yang menimpa aleg PKS bernama Arifinto. Admin PKS Piyungan yang notabene merupakan wajah kader PKS grassroot memberikan jawabannya melalui situs PKS Piyungan mengenai sikapnya dan tulisan itu menyebar ke berbagai media massa, dengan judul asli Inilah Jawaban Kami…. dan versi media online Inilah Respons Bijak Kader PKS Soal Porno Arifinto. Tulisan ini cukup menjadi penyeimbang atas pemberitaan miring dari berbagai media dan sekaligus jawaban tegas kader PKS mengenai dinamika yang ada saat itu.

13630413191274023628

ilustrasi

“Gara gara begini kami jadi berhenti? TIDAK. TAKKAN PERNAH. Karena dakwah ini tidak ditentukan satu dua orang. Bahkan seandainya semua meninggalkan arena dakwah, kami telah ber’azam takkan pernah meninggalkan jalan dakwah ini. Kami berdakwah bukan untuk berharap puja puji atau takut dicaci,”

Hal inilah yang membuat saya penasaran, di mana sih letak piyungan? kok bisa seorang yang katanya di desa membuat statement seperti itu? Kemudian saya telusuri informasinya melalui wikipedia,

“Kecamatan Piyungan terletak di perbatasan antara 3 wilayah Kabupaten di Yogyakarta, yaitu antara wilayah Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman, serta antara wilayah Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunung Kidul. Kecamatan Piyungan memiliki 3 kelurahan yaitu Kelurahan Sitimulyo, Kelurahan Srimulyo dan Kelurahan Srimartani.

Letak daerah ini cukup strategis karena dilalui Jalan Yogyakarta - Wonosari sehingga kegiatan ekonominya relatif maju. Penduduknya sebagian besar menjadi menjadi petani karena daerah ini memiliki tanah yang relatif subur” sumber : wikipedia

Dengan demikian bisa dibayangkan bagaimana gambaran sosial ekonomi daerah piyungan ini. Sehingga lantas menjadi hal yang normal ketika pihak admin situs tersebut menyematkan julukan pada dirinya sebagai “Wong Ndeso” yang sejak awal februari diganti dengan “Ndeso Militan”. Namun, prestasi demi prestasi terus diraih oleh situs dari pinggiran tersebut yang notabene hanya situs partai tingkat kecamatan.

Pengunjung yang Melimpah

Jika anda berkunjung ke situs pkspiyungan.org lihatlah angka berjalan di pojok kiri bawah yang bergerak sangat cepat, mirip dengan meter di pom bensin, itu adalah angka banyaknya kunjungan situs saat situs tersebut diakses. Sampai tulisan ini dibuat, jumlah kunjungan/view mencapai 13 juta lebih. Dengan rata-rata kunjungan per hari antara 100ribu- 200ribu kali, sehingga dalam seminggu dipastikan jumlah kunjungan bertambah angka 1 juta. Grafik di bawah ini menggambarkan kunjungan per hari yang relatif tinggi untuk sebuah situs lokal berbasis pedesaan.

13630525041604942472

traffic pengunjung

Data statistik yang saya peroleh dari 12 maret pagi dari pihak admin situs ini menunjukkan sebaran pengunjung menurut negara di dominasi oleh Indonesia, diikiuti USA, Malaysia, Jepang, Arab Saudi dan seterusnya. Sedangkan penayangan berdasarkan browser, paling tinggi ditempati Mozilla Firefox  dengan angka 51%, Chrome 19%, Mobile Safari 9%, Safari 4% dan seterusnya. Untuk penayangan berdasarkan Oprating System juga dapat dilihat pada grafik di bawah ini

13630531511376831733

Statistik Penayangan

Menembus  Top 500 Sites Indonesia

Agresivitas situs PKS Piyungan.org di dunia maya juga dibuktikan dengan Ranking Alexa yang saat ini telah tembus 500 besar situs di Indonesia. Pada awal maret, situs ini menduduki ranking 505 dan terus naik sehingga per hari ini menempati ranking 475.

13631315271333527926

rank alexa 1 maret vs 12 maret 2013

Jika kita bandingkan dengan situs media online yang tergolong mainstream media seperti pedomannews.com, jaringnews.com, rakyatmerdekaonline.com, dan suaranews.com justru ranking alexa mereka kalah dari situs pkspiyungan.org.

13630810871697479639

ranking alexa beberapa media online

Data Ranking Alexa dia atas menunjukkan angka angka sbb : Jaringnews menempati ranking 1.889, Suaranews menempati ranking 4.013 , rakyatmerdekaonline.com menempati ranking 5.240 dan Pedomannews yang merupakan media milik Fadjroel Rachman memiliki nilai ranking alexa 6.681.

Kemudian jika kita bandingkan dengan situs parpol lain, dalam hal ini saya ambil sampel situs Dewan Pimpinan Pusat pada 3 partai besar yaitu Golkar, PDIP, dan Partai Demokrat situs pkspiyungan.org masih memimpin jauh.

13630813801480335890

Rank alexa beberapa parpol

Golkar menempati ranking 3.678, PD menempati ranking 6.884 dan PDI Perjuangan menempati ranking 21.200 pada skala nasional

Sedangkan jika kita bandingkan dengan ranking alexa untuk situs-situs instansi pemerintah seperti KPK, Direktorat Pajak, Kementrian Agama, bahkan situs Kominfo juga masih kalah jauh dari situs pkspiyungan.org

1363082206483635079

rank alexa beberapa instansi pemerintahan

Data rank alexa untuk beberapa situs instansi pemerintah :

Depkumham : 8.264

KPK : 3.684

Dirjen Pajak : 492

Kementrian Agama : 590

Kementrian Kominfo : 2.291

Kementrian Perdagangan : 2.325

Situs PKS Piyungan : 475

Suatu pencapaian yang luar biasa dari sebuah situs yang dikelola di pedesaan. Ya Meskipun Alexa ini bukanlah satu-satunya parameter kualitas sebuah situs tapi gambaran betapa situs pkspiyungan.org ini dengan dana yang terbatas mampu mengalahkan situs-situs yang dimiliki lembaga dengan keadaan finansial yang lebih besar.

Memiliki Mobile Application

Anda pengguna smartphone? Jika iya cobalah jalankan App store handphone anda, Blackberry App World untuk pengguna Blackberry dan Google Play untuk pengguna smartphone android. Carilah partai yang ingin anda cari dengan kata kunci nama partai. Ternyata dari sekian banyak parpol hanya PKS yang telah memiliki aplikasi mobile untuk smartphone, dan pks piyungan merupakan yang terdepan dengan berbagai torehan prestasi ;

- Aplikasi Blackberry telah diunduh di 40 negara

Dari data yang saya terima dari admin, sampai hari ini aplikasi Blackberry PKS Piyungan telah didownload sebanyak 1673 kali dan didownload dari 40 negara, terbanyak di Indonesia diiukuti Amerika Serikat. Rekapannya sebagai berikut

13630836211417168938

data download aplikasi Blackberry PKS piyungan

- Aplikasi Android telah digunakan lebih dari 25 ribu kali

Bagi pengguna android, jalankan Playstore dan coba ketikkanlah PKS Piyungan. ada 2 aplikasi android. Meskipun hanya aplikasi berbasis web namun ini memudahkan para pengakses situs tersebut untuk selalu mendapatkan update informasi dari situs PKS Piyungan.

1363082589999155045

ilustrasi Google Play

Alikasi Android versi 1 berdasarkan data yang saya terima, telah didownload sebanyak 3.628 kali dan total penggunaan aplikasi sebanyak 25.895 kali.

13630827101169904430

statistik aplikasi android versi 1

Sedangkan untuk aplikasi android versi 2 data dapat diperolah langsung dari situs Google Play di sini menunjukkan jumlah download pada kisaran angka antara 1000-5000 dengan nilai ratting mencapai 4,7 dalam skala maksimum 5.

Berbasis pada Jurnalisme Warga

Jika ditelaah lebih lanjut sebagian besar tulisan yang ada di situs PKS Piyungan merupakan hasil reportase dan opini dari kader PKS yang tersebar di seluruh Indonesia dan tidak sedikit yang berada di luar negeri. Titik tekannya adalah kemampuan dan kesungguhan pihak admin untuk terus mengupdate informasi meskipun tulisan warga yang mengalir harus melalui proses editing dan diposting sendiri oleh pihak admin. Admin juga dengan sigap melakukan pengarsipan informasi yang ditinggalkan oleh kader yang mungkin hanya meninggalkan jejak melalui kuliah twitter (kultwit), ada juga tulisan-tulisan yang dikirim warga melalui email admin. Meskipun masih sangat konvensional dan tentu kalah jauh dari sistem jurnalisme warga yang ada di kompasiana saya perlu mengapresiasi pada usaha keras dari admin pkspiyungan.org yang saat ini telah membuahkan hasil yang cukup nyata. Admin juga sangat konsisten untuk tidak menjadikan situs ini sebagai situs komersil, berkali-kali dapat usulan agar mau memasang iklan pada situs, beginilah admin menjawab ;  “hehehe biar fokus aja. takut disorientasi nanti :D ” Lebih lanjut admin menegaskan : “Dana kami cukuplah dari kantong-kantong kami”

Sebuah Penutup

Sudah menjadi kebutuhan sebuah lembaga, perusahaan atau bahkan partai politik melakukan pemasaran/ kampanye kepada publik. Namun perlu kiranya membedakan media publik dengan media partai politik sehingga kepentingan publik tidak terganggu kepentingan politik pemilik media publik tersebut. Jadi alangkah baiknya partai-partai politik membangun media kehumasan mereka di atas media humas mereka bukan menggunakan frekuensi publik milik rakyat. Realita yang terjadi saat ini tidak ubahnya pada jaman orde baru di mana Televisi menjadi corong bagi kekuatan politik tertentu. Lantas buat apa TVRI “dilumpuhkan” oleh TV  swasta jika akhirnya TV swasta tidak lebih baik dari pada TVRI?

Untuk itu melalui tulisan ini saya sebagai warga negara menginginkan agar media partai jadilah media partai dan media massa jadilah media publik yang tidak terpengaruh kepentingan politik pemiliknya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah 5 Butir Penting Putusan MK atas …

Rullysyah | | 21 August 2014 | 17:49

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Dear Pak Prabowo, Would You be Our Hero? …

Dewi Meisari Haryan... | 9 jam lalu

Kereta Kuda Arjuna Tak Gentar Melawan Water …

Jonatan Sara | 10 jam lalu

Dahlan Iskan, “Minggir Dulu Mas, Ada …

Ina Purmini | 11 jam lalu

Intip-intip Pesaing Timnas U-19: Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Saya yang Memburu Dahlan Iskan! …

Poempida Hidayatull... | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: