Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Abd. Ghofar Al Amin

| Pewarta Daerah | Area Banyumas & Sekitarnya |

Cara Mudah Menulis Berita Dengan 5W+1H

OPINI | 10 November 2013 | 22:50 Dibaca: 9189   Komentar: 2   0

Ide ada, peristiwa juga ada, tapi untuk menuangkannya dalam sebuah tulisan atau berita ternyata tidak semua orang dari kita bisa melakukannya. Rumus menulis berita yang dikenal dengan istilah 5W+1H juga sering kita dengar, tapi terkadang masih bingung untuk menerapkannya. Ingat, What (Apa), Where (Di Mana), When (Kapan), Who (Siapa), Why (Mengapa) + How (Bagaimana) adalah hal – hal yang tidak boleh diabaikan dalam penulisan sebuah berita.

Berikut langkah – langkah mudah cara penerapan 5W+1H lengkap dengan contohnya. Pertama, buatlah judul berita yang kita kehendakai, misalnya ; Yayasan Nadziriyah Gelar Peringatan Tahun Baru Hijriyah.

Kedua, isilah/gantilah 5W+1H dengan peristiwa yang akan kita jadikan berita, misalnya kita akan menulis berita tentang peringatan Tahun Baru Hijriyah, maka kita isikan datanya sebagai berikut; What (Peringatan Tahun Baru Hijiriyah), Where (halaman SMP Salafiyah Banyumas), When (Selasa, 5/11/2013), Who (Yayasan Nadziriyah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Jawa Tengah), Why (untuk menteladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW) + How (jalannya acara)

Ketiga, menyusun 5W menjadi sebuah lead berita dalam satu paragraf agar pembaca yang membaca lead berita tersebut langsung paham dengan isi beritanya. Susunan 5W itu tidak harus baku sesuai dengan urutan What (Apa), Where (Di Mana), When (Kapan), Who (Siapa), Why (Mengapa), tapi kita bisa mengganti urutannya sesuai dengan kebutuhan kita. Untuk contoh di atas bisa disusun sebagai berikut; “untuk menteladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW Yayasan Nadziriyah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Peringatan Tahun Baru Hijiriyah Halaman SMP Salafiyah Banyumas Selasa, 5/11/2013”

Keempat, susunan lead berita di atas tentu masih kaku, kurang enak dibaca dan masih belum jelas maksudnya sehingga perlu disusun ulang dengan menambahkan beberap kata / kalimat untuk menyambung point yang satu dengan point yang lain, misalnya menjadi seperti ini; “Dalam rangka untuk menteladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW, Pengurus Yayasan Nadziriyah Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Jawa Tengah menggelar Peringatan Tahun Baru Hijiriyah yang dipusatkan di Halaman SMP Salafiyah Banyumas pada Selasa, 5/11/2013 yang lalu

Kelima, setelah semua data 5W terangkum dalam lead berita pada paragraf pertama, selanjutnya kita tinggal menulis 1H (How) pada pargaraf kedua dan seterusnya sesuai dengan keinginan kita apa – apa saja yang perlu dan penting untuk disampaikan kepada pembaca.

Demikian tips sederhana menulis berita dengan rumus 5W+1H untuk para penulis pemula yang belum/tidak memiliki latar belakang pendidikan jurnalistik, silahkan mecoba dan semoga bermanfaat. Untuk para penulis/kompasianer senior, ditunggu saran dan masukannya. Terimakasih sudah berkenan mengunjungi tulisan sederahana ini dan Maaf Saya Sering Telat Mengunjungi Lapak Anda. (Agam; 10 Nopember 2013)

Selamat Hari Pahlawan dan Salam Kompasiana!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kyai Jumairi dan Pengobatan Orang Stress …

Junanto Herdiawan | | 15 September 2014 | 21:54

Wisata Murah Meriah di Pinggir Ibukota …

Agung Han | | 16 September 2014 | 03:59

Asuransi Kesehatan Komersial Berbeda dengan …

Ariyani Na | | 15 September 2014 | 22:51

Awas Pake Sepatu/Tas Import kena …

Ifani | | 16 September 2014 | 06:55

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 2 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 4 jam lalu

RUU Pilkada: Jebakan Betmen SBY buat Jokowi, …

Giri Lumakto | 10 jam lalu

Timnas U-23 Pimpin Grup E Asian Games …

Abd. Ghofar Al Amin | 11 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Aceh Semakin Terpuruk …

Jeffry Watumena | 7 jam lalu

Safe Area Goradze: Sebuah Komik Tentang …

Achmad Hidayat | 7 jam lalu

Benarkah Menara Saidah Miring? …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Wahai Guru Indonesia, Tidak Semua Hal di …

Vera Wati | 8 jam lalu

Jika (Calon) Istri Menyembunyikan Status …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: