Back to Kompasiana
Artikel

New Media

Zal Adri

Hanya ingin menulis dan membaca tulisan orang untuk perkaya informasi

Gila! Kali Ini Farhat Abbas Bawa-bawa TNI

OPINI | 27 November 2013 | 08:19 Dibaca: 2805   Komentar: 31   5

Memang kata presenter Metro TV,  Najwa Sihab ada benarnya, katanya Farhatt Abbas (FA) seorang berlatar belakang Pengacara hobbynya tidak cari prestasi tapi justru banyak cari sensasi dan kontroversi, faktanya dapat terlihat dari beberapa kegiatan yang banyak menuai protes dan kritik dari beberapa pihak.

Dua berita terapdate tentang FA adalah, (1) kasus rencana gelutnya di ring tinju dengan Al/El anak penyanyi kondang Ahmad Dani, (2) Kicauan tak sedapnya  yang membawa-bawa nama TNI kepada artis Luna Maya di Twitternya kurang lebih bunyinya  “Pak panglima TNI, kok banyak TNI yang nonton ratu film porno ‘Lunmay’ setiap pagi di acara musik studio Kebun Jeruk ya? Tarik pasukan?” seperti yang dikutip di liputan6.com, pagi (26/11/2013).

Haduh,,,semakin gila aja ini orang, semua yang diomongi tidak dipikirin, tapi boleh jadi karena FA juga dianggap selebritis, tentu segala cara ia manfaatkan, entah ini mau benar atau kagak yang penting nonggol dulu, dicari2 awak media dan disorot kamera,,,,jadi tambah terkenal dah, dan lumayan sosialisasi diri dan FA banyak dikenal kan ini menguntungkan bagi dia dan boleh jadi media jadi kebanjiran berita, masyarakat yang membaca atau menonton  barangkali ada yang suka, jadi ramai dan ribut, lumayan dari pada saban hari lihat ulasan politik, korupsi dan tabiat pejabat yang selalu saja melukai hati rakyat, muat mendingan ini tambah seru…katanya begitu.

Tapi apakah ini akan membuat masyarakat yang jadi penonton atau pembaca akan mendapat sesuatu yang positif, jadi cerdas dan bisa menjadi pencerahan?, kayaknya masih jauh panggang dari api, jangan salah berita-berita gaduh kayak gini, masih banyak peminatnya, makanya ini menjadi penyemangat awak media untuk memberitakan , yang penting berita laku, heboh, komersilnya tinggi  dari pada konsisten pada misinya, bahwa awak media harus bisa menjadi bagian dalam  mencerdaskan   masyarakat dengan sajian berita yang mencerdaskan dan mencerahkan.

Kembali pada kasus FA, agaknya perlu hati-hati untuk mencermati, baik niat FA ataupun niat baik awak media dalam memberitakan, berlaku sopan itu berlaku pada siapapun, apalagi itu publik figur, atur omongan, sikap dan prilaku jangan narsis atau suka ngember, rakyat butuh sajian berita yang bernas dan bermutu, itu sudah. Jangan bawa-bawa TNI pak FA yang baik, kasihan kalau harus menanggung juga alias kena getahnya, kita yakin parjurit TNI pasti orang-0rang yang hebat dan cerdas, tidak terprovokasi dengan kicauan FA.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hikayat Baru Klinting di Rawa Pening …

Dhanang Dhave | | 24 April 2014 | 14:57

Uniknya Gorila Bule di Pusat Primata …

Dzulfikar | | 24 April 2014 | 14:49

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Arloji Sang Jenderal dan Si Putri …

Subagyo | | 24 April 2014 | 09:52

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 5 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 7 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 11 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 13 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: